6 Penyelenggara Pemilu di Bogor Meninggal Dunia

6 Penyelenggara Pemilu di Bogor Meninggal Dunia
Rumah duka ketua KPPS TPS 74, Anwar Soyan (620 RT 003/13 Tegal Gundil, Bogor Utara, kota Bogor, Selasa (23/4/2019). ( Foto: Beritasatu.com / Vento Saudale )
Vento Saudale / FMB Selasa, 23 April 2019 | 11:35 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Lima hari pascapencoblosan, sebanyak enam penyelenggara Pemilu 2019 di Bogor dilaporkan meninggal dunia, sedangkan 12 orang dilaporkan di rawat di rumah sakit.

Berdasarkan catatan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor, lima hari pascapencoblosan KPU menerima dua orang meninggal dan tiga orang sakit. Ketua KPU Samsudin, menuturkan, laporan terkini ketua KPPS TPS 74, RT 003/13 Tegal Gundil, Bogor Utara, Anwar Sofyan (62) meninggal dunia.

“Iya meninggal dunia tadi pagi, sekitar pukul 07.00. Almarhum rencananya segera dimakamkan,” kata Samsudin, Selasa (23/4/2019).

Senin kemarin, satu petugas penyelenggara pemilu di Kota Bogor, Rasty Miranda (24), meninggal dunia. Samsudin menuturkan, Rasty merupakan petugas KPPS di TPS 31 RT 04/02, Kutajaya, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Kata dia, Rasty meninggal setelah mengalami sesak napas pascapencoblosan di TPS 31, Kutajaya. Setelah mengalami sesak napas itu, Rasty dirujuk ke Rumah Sakit Vania dan Rumah Sakit Paru.

"Setelah beberapa hari dirawat, Rasty meninggal dan Senin (22/4/2019) pagi sudah dimakamkan. Menurut informasi keluarga, almarhum mempunyai riwayat penyakit jantung sebelumnya," kata Samsudin.

Sedangkan KPU Kota Bogor juga menerima laporan tiga petugas penyelenggara sakit yakni Asep dan Wawan petugas KPPS di Bojongkerta, serta Hana anggota KPPS di Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Sementara di Kabupaten Bogor dilaporkan, empat orang meninggal. Komisioner KPU Kabupaten Bogor, Heri Setiawan mengatakan hingga Senin pagi, ada sebanyak empat petugas pemilu meninggal dunia.

Mereka yaitu Ketua KPPS Desa Pabuaran, Bojonggede, Rusdiono, Ketua KPPS Desa Sukaharja, Cijeruk, Jaenal, KPPS Bojonggede Samsudin, dan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) Desa Cibodas, Rumpin, Jamaludin.

Sedangkan yang mengalami pingsan karena kelelahan ada sebanyak sembilan petugas, yaitu Ketua KPPS Desa Karyamekar, Ketua KPPS Desa Cariu, Ketua KPPS Cibatok, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Megamendung, PPK Cigudeg, PPK Cileungsi, PTPS Desa Lulut, KPPS Desa Sukamaju, dan PPK Caringin.



Sumber: BeritaSatu.com