Polisi: Bus Terguling di Jalur Puncak Akibat Kelalaian Sopir

Polisi: Bus Terguling di Jalur Puncak Akibat Kelalaian Sopir
Petugas Polres Bogor melakukan evakuasi kecelakaan bus di tanjakan Selarong, Gadog, Megamendung, Kabupaten Bogor, Rabu 1 Mei 2019. ( Foto: Beritasatu Photo / Vento Saudale )
Vento Saudale / FER Rabu, 1 Mei 2019 | 17:59 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Pascakecelakaan bus terguling di jalur menanjak, Selarong, Megamendung, Polres Bogor melakukan pengecekan kelaikan kendaraan dan pengemudi bus pariwisata A 7531 AL yang membawa sekitar 25 rombongan siswa berlibur.

"Masih dalam lidik. Dugaan awal, sopir lalai tidak bisa menguasai kendaraan saat melaju di ruas jalan menanjak di Selarong. Tapi semua masih dalam penyelidikan," kata Kasat Lantas Polres Bogor, Ajun Komisaris Fadli Amri di lokasi kejadian.

Bus Terguling di Puncak

Baca Juga: Tidak Kuat Menanjak, Bus Terguling di Jalur Puncak

Dari hasil laporan Satlantas di lapangan, kondisi rem kendaraan bus tersebut baik. Karena itu, petugas masih akan mendalami penyebab sebenarnya dari kecelakaan tersebut.

"Fungsi remnya normal. Hanya pas naik, diduga ada kurang kontrol, jadi turun. Suasana lalin pun cenderung masih sepi sehingga tidak menghantam pengendara lain," ujarnya.

Fadli menjelaskan, saat ini Satlantas Polres Bogor sedang fokus memproses pemindahan badan bus dan juga mengevakuasi korban luka, beberapa penumpang lain yang masih dalam keadaan shock.

"Kami upayakan yang terbaik, anggota masih di lapangan, kami utamakan mengevakuasi korban dan sudah dalam penangan rumah sakit. Sopir sudah diamankan," kata Fadli.

Hal ini pun menjadi catatan polisi, agar para penyewa bus maupun penyedia bus harus benar-benar teliti terhadap kondisi performa kendaraannya maupun sopir dan awak kendaraan lainnya.

"Ini sudah berulang, perlu pengawasan bersama. Tidak hanya satu pihak. Tapi perusahaan penyedia bus, sekali lagi harus mengecek kondisi beserta sopirnya juga," tandas Fadli.

 



Sumber: BeritaSatu.com