Anies Berharap #BacaJakarta Jadi Gerakan Masif Tumbuhkan Minat Baca Anak

Anies Berharap #BacaJakarta Jadi Gerakan Masif Tumbuhkan Minat Baca Anak
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menutup gerakan #BacaJakarta di Balai Kota DKI, Jakarta, Sabtu, 4 Mei 2019. (Foto: Beritasatu.com/Lenny Tristia Tambun)
Lenny Tristia Tambun / CAH Sabtu, 4 Mei 2019 | 17:30 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta berkolaborasi dengan Forum Taman Baca Masyarakat menggelar gerakan membaca 30 hari yang mengusung tema #BacaJakarta.

Gerakan ini bertujuan untuk memotivasi anak-anak Jakarta agar memiliki kegemaran dan kebiasaan membaca.

Pelaksanaannya berlangsung pada 1-30 April 2019 lalu, yang diikuti oleh 3.500 anak Jakarta di 143 titik yang tersebar di lima wilayah Kota dan satu Kabupaten Administrasi, dengan rentang usia 7-12 tahun.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengharapkan gerakan membaca ini bukan hanya menjadi gerakan musiman, tetapi menjadi awal gerakan masif sepanjang tahun. Diharapkan pula, kebiasaan membaca di kampung-kampung menjadi hal yang wajar dan menjadi gerakan secara masif.

“Jadi, kita teruskan #BacaJakarta, menjadi awal gerakan masif dan program sepanjang tahun. Semoga kebiasaan membaca itu betul-betul tumbuh,” ujar Anies Baswedan dalam acara Apresiasi #BacaJakarta Tahun 2019, di Balai Agung, Balaikota Jakarta, Sabtu (4/5/2019).

Lebih lanjut, Anies menambahkan, melalui gerakan membaca ini, Pemprov DKI Jakarta ingin menekankan budaya membaca, seperti tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 76 Tahun 2018 tentang Pembudayaan Kegemaran Membaca.

“Ini dikerjakannya terstruktur. Satu sisi kebiasaan membaca didorong, taman baca di tumbuhkan di mana-mana. Kemudian, buku di Jakarta kita sedang dorong supaya harganya bisa menjadi lebih murah dengan cara kita membangun Pasar Buku. Ini semua ikhtiar untuk membuat Jakarta menjadi kota yang memungkinkan generasi masa depan tumbuh jadi pembelajar,” terang Anies Baswedan.

Di samping itu, Anies turut mengapresiasi pelaksanaan gerakan membaca #BacaJakarta Tahun 2019. Selain menumbuhkan minat dan kebiasaan membaca, gerakan membaca ini diharapkan juga dapat menumbuhkan kecintaan pada ilmu pengetahuan dan perpustakaan, mengasah kemampuan literasi baca tulis. Serta berkompetisi menjadi pemeran utama di Ibu Kota Jakarta pada masa yang akan datang.

Di lokasi yang sama, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta, Wahyu Haryadi mengatakan pihaknya berkomitmen untuk mengembangkan peran dan fungsi perpustakaan sebagai sumber informasi, pendidikan, pembelajaran, penelitian, serta rekreasi kultural.

“Ke depan, semoga hal baik ini terus akan berkesinambungan, yang akan kita lakukan dengan program bersama Forum Taman Baca Masyarakat untuk mewujudkan kota Jakarta sebagai kota pembelajar,” kata ucap Wahyu Haryadi.



Sumber: BeritaSatu.com