Sungai Cileungsi Meluap, Perumahan di Bekasi dan Bogor Banjir

Sungai Cileungsi Meluap, Perumahan di Bekasi dan Bogor Banjir
Tinggi muka air Kali Bekasi meninggi sejak Senin, 6 Mei 2019 menyebabkan banjir di perumahan warga di RW 09 Teluk Pucung, Bekasi Utara. ( Foto: Suara Pembaruan/Mikael Niman )
Mikael Niman / CAH Senin, 6 Mei 2019 | 08:01 WIB

Bekasi, Beritasatu.com - Debit Sungai Cileungsi ‎yang semakin meninggi sejak Minggu (5/5/2019) malam menyebabkan banjir di beberapa lokasi perumahan di Kota Bekasi dan Kabupaten Bogor.

Berdasarkan informasi dari Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C), banjir yang melanda perumahan di Kabupaten Bogor antara lain Perumahan Vila Nusa Indah 1 dan Perumahan Vila Nusa Indah 2.

"Banjir akibat meluapnya Sungai Cileungsi yang melanda dua perumahan di Kabupaten Bogor dengan ketinggian hingga mencapai 1 meter," ujar Ketua KP2C, Puarman, Senin (6/5/2019).

Bahkan, Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) memberikan bantuan perahu karet untuk mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Perumahan Vila Nusa Indah 1, Kabupaten Bogor.

Sedangkan di Kota Bekasi, kata dia, luapan sungai menggenangi jalan utama di Perumahan Vila Jatirasa, Pondok Mitra Lestari dan Kemang IFI Graha serta permukiman warga di RW Kecamatan Bantargebang. ‎"Sejak Senin dini hari air sudah mulai menggenangi jalan-jalan di perumahan warga di Kota Bekasi, terutama di sepanjang Kali Bekasi," tuturnya.

Pagi ini, sekitar pukul 06.00 WIB, kondisi terpantau sudah surut. Tinggi muka air (TMA) Sungai Cileungsi sudah normal kembali. Begitu juga dengan TMA Sungai Cikeas, sudah terpantau normal. Kedua sungai ini, Cileungsi dan Cikeas, menyatu menjadi Kali Bekasi di wilayah Jatiasih, Kota Bekasi berbatasan dengan Kabupaten Bogor.

Sebelumnya, debit Kali Bekasi semakin meningkat, membuat petugas di Bendung Kali Bekasi membuka pintu air agar debit kembali normal. Namun, dampaknya menyebabkan banjir di wilayah Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi utara. Debit Kali Bekasi di wilayah Teluk Pucung, Bekasi Utara, meningkat dan meluap ke perumahan di RW 09 Teluk Pucung.

"Setelah melewati Bendung Kali Bekasi, debit air meningkat di ‎wilayah Teluk Pucung, Bekasi Utara. Semoga banjir di permukiman Teluk Pucung, semoga segera surut," katanya.

Perumahan warga di Teluk Pucung, memang menjadi langganan banjir saat debit Kali Bekasi meningkat. Peningkatan debit Kali Bekasi ini setelah dibukanya pintu air Bendung Kali Bekasi, di Jalan Hasibuan, Bekasi Timur.



Sumber: Suara Pembaruan