Bima Arya Ancam Panggil Pemilik Tempat Hiburan Malam yang Buka saat Ramadan

Bima Arya Ancam Panggil Pemilik Tempat Hiburan Malam yang Buka saat Ramadan
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto memberikan keterangan usai peresmian lintasan lari di Lapangan Sempur, Kota Bogor, Sabtu 27 Oktober 2018. ( Foto: Beritasatu Photo )
/ CAH Minggu, 19 Mei 2019 | 11:00 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Wali Kota Bogor Jawa Barat, Bima Arya Sugiarto mengancam akan memanggil pengusaha Tempat Hiburan Malam (THM) yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan 1440 Hijriah.

"Kalau ditemukan, kita akan panggil pengelolanya. Pasti, tapi malam ini kita tidak temukan itu. Tadi ada beberapa laporan, tetapi hasilnya negatif ternyata," ujarnya usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa lokasi bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor, Minggu (19/5/2019) dini hari.

Larangan operasional bagi THM selama bulan Ramadan ini menurutnya agar membuat situasi tetap kondusif. Sehingga, menurut Bima masyarakat khusyu berlomba-lomba mengamalkan kebaikan di bulan Ramadan.

"Kita keliling memastikan THM tidak beroperasi, kemudian juga ada laporan dari warga di beberapa titik ada tawuran dan pesta miras, termasuk di tempat yang diduga menjadi tempat hal-hal yang tidak baik. Seperti di beberapa wisma atau hotel," kata politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jawa Barat, menjaring sebanyak 12 pasangan mesum dari dua hotel berbeda di Kota Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (18/5/2019) hingga Minggu (19/5/2019) dini hari.

Selain mengamankan 12 pasangan mesum, Bima juga mengangkut berbagai jenis miras dari warung klontong di bilangan Gunung Batu Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

"Beberapa titik ditemukan miras di warung-warung. Kemudian di beberapa Hotel kita amankan beberapa pasang yang akan diberikan pembinaan dan peringatan," tuturnya.



Sumber: ANTARA