Selesai 22 Persen, Proyek BORR Seksi IIIA Rampung 2019

Selesai 22 Persen, Proyek BORR Seksi IIIA Rampung 2019
Pekerja konstruksi mengerjakan beton vertical (pear head) proyek jalan tol lingkar luar (Bogor Outer Ring Road) Seksi IIIA di Jalan Soleh Iskandar, Kota Bogor, Jumat, 24 Mei 2019. ( Foto: Beritasatu.com/Vento Saudale )
Vento Saudale / CAH Sabtu, 25 Mei 2019 | 10:56 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Pengerjaan Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) Seksi IIIA yang membentang dari Simpang Yasmin hingga Simpang Semplak sudah rampung 22 persen. Seluruh pengerjaan konstruksi tol dengan panjang 2,8 kilometer direncanakan selesai Desember 2019.

Manajer Proyek PT PP Yoan Sukma Ariezonna menuturkan, pengerjaan konstruksi BORR seksi IIIA di minggu ke 21 ini mengalami peningkatan dari target 21 persen.

“Bila sesuai kalender kerja seharusnya pengerjaan di 21,585 persen secara realisasi sudah berada di 22,154 persen sehingga mengalami devisiasi sebesar 0,568 persen,” paparnya, Jumat (25/5/2019) malam.

Sedangkan untuk pengerjaan pada Bulan Ramadan, Yoan pun mengatakan tidak ada pembatasan waktu. Pada saat Hari Raya Lebaran pun pengerjaan proyek terhenti sementara selama 10 hari. Kontraktor memastikan pengerjaan akan tetap sesuai jadwal selesai Desember 2019.

“Untuk pemasangan tiang pancang sudah selesai 2,8 kilometer. Saat ini kami tengah mengerjakan head fear (beton vertical) tiga bulan, lalu dilanjutkan pemasangan box girder (beton bentang). Sesuai kontrak, pengerjaan selesai Desember 2019,” kata Yoan.

Nantinya tol BORR seksi 3A khusus dari simpang Yasmin – Salabenda akan disiapkan 2 kali 3 lajur. Berbeda dengan yang dari simpang Yasmin – Sentul Barat hanya 2 kali 2 lajur. Karena menurut kajian, traffic terbesar akan datang dari Yasmin dan sekitarnya ke arah Jakarta, sehingga diperintahkan untuk mempersiapkan 3 lajur dan konstruksinya lebih lebar beda 5 meter dari yang dulu 20,5 meter.

Baca JugaTol Lingkar Luar Bogor Akan Tersambung Dramaga-Bocimi

Dari rencana pekerjaan tol BORR seksi IIIA terbagi empat zona pekerjaan dengan pelaksanaan 12 bulan mulai Desember 2018. “Ada 50 kolom dengan sekitar 2.184 box girder. Zona 1 di Kedung Jaya dengan jarak 750 meter ke zona 2 dan selanjutnya. Kemudian di Simpang Semplak dibuat jadi 4 lajur,” papar Yoan.

Pengerjaan dalam beberapa bulan mendatang fokus mengerjakan batang vertical (pear head) di P115 hingga 131. Yoan menambahkan, pada pengerjaan ini, terjadi penyempitan ruas jalan di sepanjang Yasmin menuju Simpang Semplak. Karena akan terjadi penyempitan arus, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dishub maupun Kepolisian agar bisa meminimalisir dampak kemacetan yang terjadi.



Sumber: BeritaSatu.com