Pansus Targetkan Agustus DPRD DKI Sudah Punya Wagub

Pansus Targetkan Agustus DPRD DKI Sudah Punya Wagub
Bestari Barus. ( Foto: Antara )
Lenny Tristia Tambun / MPA Selasa, 28 Mei 2019 | 19:44 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Panitia Khusus (Pansus) Pemilihan Wakil Gubernur (Wagub) DPRD DKI menargetkan pada bulan Agustus 2019, Kota Jakarta sudah memiliki wakil gubernur yang baru.

Wakil Ketua Pansus Pemilihan Wagub DPRD DKI, Bestari Barus mengatakan mundurnya proses pemilihan wagub DKI sekitar empat hingga lima bulan dikarenakan ketidakmampuan kedua partai pengusung dalam memperoleh kesepakatan.

“Kalau DKI kan, karena ketidakmampuan kedua partai pengusung berdekapan, hingga mundurnya empat sampai lima bulan. Bukan pansusnya. Maka saya keberatan sama Syaikhu (cawagub DKI). Masa dibilang pansus lambat,” kata Bestari Barus, Selasa (28/5/2019).

Dia menilai pernyataan salah satu cawagub, Ahmad Syaikhu tidak tepat dan tidak mengerti aturan tata tertib. Syaikhu pernah mengeluarkan pernyataan Pansus berkerja lambat sehingga pemilihan wagub mundur.

“Pansus baru tiga hari kok. Kayak gitu pengen mimpin Kota Jakarta. Gagal paham, ya susah,” terang Bestari Barus.

Bestari menjelaskan, Pansus baru akan bekerja menentukan mekanisme dan tatib pemilihan pada 10-12 Juni. Kemudian pada 19 Juni kedua materi itu sudah final dan dimintakan persetujuan dari DPRD DKI.

“Juni sudah selesai pansus dan panlih (panitia pemilihan). Pada Juli, panlih sudah mulai bekerja paling lama dua minggu, sudah selesai menyiapkan kotak suara. Dua minggu kelar. Kalu tidak ada sesuatu yang luar biasa, maka Agustus sudah ada Wagub,” ungkap Bestari Barus.

Kejadian luar biasa, Bestari Barus mencontohkan seperti peristiwa yang tidak sesuai dengan tatib sehingga pemilihan harus dibatalkan. Diantaranya, jumlah anggota DPRD yang hadir tidak kuorum.

“Yang penting tools-nya selesai akhir Juni. Juli tinggal persiapan pelaksanaan. Juli, minggu kedua kita kerja bareng dengan KPU untuk mengambil masukan. Konsultasi juga dengan Kementerian Dalam Negeri agar tidak menyalahi peraturan perundang-undangan,” papar Bestari Barus.

Pemilihan wagub dengan pemungutan suara hanya berlangsung satu hari. Begitu jumlah anggota DPRD kuorum, maka pemilihan dilakukan.

“Satu hari selesai. Ini kuorum kita buat berapa, apa 50 plus satu, atau dua pertiga atau 100 persen. Begitu kuorum dapat, dimulai nanti dipanggil satu satu dihitung terus ditetapkan disitu. Antara akhir Juli atau Agustus sudah mulai paripurna kalau mulus jalan persiapannya,” pungkas Bestari Barus.



Sumber: BeritaSatu.com