Polisi Masih Selidiki Penyebab Ambruknya Komidi Putar PRJ

Polisi Masih Selidiki Penyebab Ambruknya Komidi Putar PRJ
Komidi Putar di Arena Pekan Raya Jakarta. ( Foto: Beritasatu.com/Iman Rahman Cahyadi )
Carlos Roy Fajarta / CAH Kamis, 13 Juni 2019 | 09:22 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pihak Polsek Kemayoran masih terus melakukan penyelidikan terhadap penyebab pasti ambruknya komidi putar Pekan Raya Jakarta (PRJ) di arena JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat pada Senin (10/6/2019) lalu.

"Masih kita lakukan penelusuran terkait penyebab ambruknya komidi putar tersebut. Saat ini sudah tiga orang yang kami periksa yakni satu penanggung jawab atau operator komidi putar tersebut dan dua orang saksi yakni pedagang kerak telor yang berada di lokasi saat kejadian tersebut terjadi," ujar Kapolsek Kemayoran, Kompol Syaiful Anwar, Kamis (13/6/2019) ketika dikonfirmasi.

Dari hasil pemeriksaan sementara diduga komidi putar tersebut ambruk karena mesin yang mati secara mendadak sehingga membuat besi penyangga wahana tidak kuat menahan beban dan akhirnya ambruk.

Pihak kepolisian masih menelusuri unsur kelalaian yang dilakukan oleh pengelola wahana maupun memintai keterangan lebih lanjut kepada pihak penyelenggara kegiatan PRJ tersebut.

Syaiful tidak memungkiri akan bertambahnya saksi yang akan dipanggil untuk menjalani pemeriksaan seiring dengan perkembangan penyelidikan.

Sebagaimana diketahui, akibat kejadian komidi putar mati di PRJ Kemayoran pada Senin (10/6) malam kemarin lusa ada empat korban yang mengalami luka-luka.

Keempat orang tersebut yakni seorang anak bernama Noval (12) yang mengalami bengkak pada bagian tangan kiri, Nisa (30) yang mengalami luka memar pada bagian tangan, Jumaidi (30) yang menderita luka lecet pada lutut bagian kiri, serta Ita (41) yang mengalami luka lecet di bagian mata kaki sebelah kanan.



Sumber: Suara Pembaruan