Wahana Pontang-panting di JFK Roboh, Ini Penjelasan JIExpo

Wahana Pontang-panting di JFK Roboh, Ini Penjelasan JIExpo
Pengunjung memadati Jakarta Fair Kemayoran (JFK) pada hari pertama Lebaran, di JIExpo, Rabu (5/9/2019). ( Foto: Suara Pembaruan / Bernadus Wijayaka )
Lenny Tristia Tambun / BW Kamis, 13 Juni 2019 | 13:19 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Marketing Director PT JIExpo, Ralph Scheunemann menjelaskan kronologi atau kejadian robohnya wahana pontang panting di area Jakarta Fair Kemayoran (JFK) pada Senin (10/6/2019) lalu.

“Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB di wahana permainan pontang panting. Pertama yang saya jelaskan terkait hal tersebut yaitu tidak ada korban jiwa, jadi isu yang beredar di luar itu tidak benar. Semua korban hanya mengalami luka ringan, tidak ada yang patah apalagi ada yang menyebutkan terdapat korban jiwa ” kata Ralph, Kamis (13/6/2019).

Diakui, ada empat orang yang sedang bermain wahana tersebut yang mengalami luka lecet ringan dan sudah langsung ditangani oleh petugas P3K.

Saat terjadinya kecelakaan tersebut, hal yang terpenting dilakukan saat itu adalah langsung mengambil tindakan cepat kepada korban yang mengalami luka ringan.

Ia menceritakan, kronologis kejadian tersebut dimulai saat mesin wahana permainan tersebut mati mendadak yang mengakibatkan putarannya tidak stabil dan mengenai pagar pembatas wahana. Akibatnya, wahana menjadi miring.

Kemudian, pihak manajemen mengambil tindakan langsung dengan menutup wahana. Wahana tersebut juga sudah diperbaiki. Sehari setelah kejadian, tim safety dari PT JIExpo kembali melihat untuk memastikan wahana tersebut berdiri secara normal dan kuat serta aman.

“Setelah dicoba oleh tim safety kita, wahana sudah aman. Saat ini wahana sudah aman,” tukas Ralph.

Saat peristiwa itu terjadi, pihaknya langsung bekerja sama dengan pihak kepolisian, seperti Polsek Kemayoran.

Meski wahana permainan ini bukan dari JIExpo, melainkan dari vendor wahana, peristiwa tersebut menjadi pembelajaran bagi pihaknya, yakni agar lebih berhati-hati dan lebih meningkatkan sisi keamanan bagi para pengunjung.

“Setiap event Jakarta Fair, saya selalu berbicara yang paling utama bagi pengujung adalah keamanan dan kenyamanan, itu yang berusaha kita tingkatkan,” terang Ralph.



Sumber: BeritaSatu.com