Dishub DKI Siap Lakukan Rekayasa Lalin Selama Sidang MK

Dishub DKI Siap Lakukan Rekayasa Lalin Selama Sidang MK
Ilustrasi rekayasa lalu lintas. ( Foto: Beritasatu Photo / Danung Arifin )
Lenny Tristia Tambun / FER Kamis, 13 Juni 2019 | 15:49 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI menyatakan siap melakukan rekayasa dan manajemen lalu lintas (lalin) selama sidang perselisihan hasil Pemilu (PHPU) di Mahkamah Konstotusi (MK) yang akan digelar Kamis (14/6/2019).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan DKI, Sigit Widjatmoko, mengatakan, jajaran petugas Dishub DKI akan mendukung tugas kepolisian dalam mengamankan jalannya sidang PHPU di MK. Terutama, dalam menjalankan manajemen dan rekayasa lalu lintas.

"Seperti sebelumnya, kita mendukung tugas kepolisian. Kita utamanya untuk manajemen dan rekayasa lalin, itu sedang kita finalkan,” kata Sigit di Monas, Jakarta Pusat, Rabu (13/6/2019).

Menurut Sigit, ada dua fokus utama Dishub DKI dalam memberikan dukungan kepada jajaran kepolisian, terutama Dirlantas Polda Metro Jaya, dalam menjalankan tugasnya. Pertama, melaksanakan manajemen dan rekayasa lalin. Kedua, memastikan mobilitas masyarakat tetap terlayani dengan baik.

"Artinya sedemikian rupa, operasional angkutan umum, utamanya Transjakarta bisa tetap beroperasi dengan layanan yang sama. Artinya, jam layanannya tidak terganggu, meskipun kemungkinan akan terjadi pengalihan rute. Itu akan kita sinergi akan," terang Sigi Widjatmoko.

Untuk finalisasi manajemen dan rekayasa lalin, Sigit mengatakan, pihaknya masih menunggu arahan dari Dirlantas Polda Metro Jaya. Kemungkinan besar, skenario manajemen dan rekayasa lalin sudah dapat diterapkan Kamis sore ini.

"Yang pasti semua rencana, kita persiapkan semua skenario, kita kerjakan dan memastikan mobilitas masyarakat juga tetap di support. Jadi kita mendukung tugas kepolisian. Apa pun yang dimohonkan dari pihak kepolisian itu yang kita ikuti," papar Sigit Widjatmoko.

Arahan yang baru diterima Dishub, lanjut Sigit, sore hari ini seluruh jajaran Dishub DKI siaga untuk memberikan bantuan aparat kepolisian. "Jadi arahan baru, kita stand by di sore nanti. Menerima apa-apa yang menjadi putusan (kepolisian)," pungkas Sigit Widjatmoko.



Sumber: BeritaSatu.com