Warga Kota Bekasi ‎Konsumsi Ikan 20 Kuintal Sehari

Warga Kota Bekasi ‎Konsumsi Ikan 20 Kuintal Sehari
Peternakan lele kolam terpal "biofloc". ( Foto: siguslee.blogspot.co.id )
Mikael Niman / WBP Sabtu, 15 Juni 2019 | 11:21 WIB

Bekasi, Beritasatu.com - Tingkat konsumsi daging ikan lele di Kota Bekasi mencapai 20 kuintal per hari. Semetara komsumsi ikan gabus mencapai 2 kuintal per hari. Kedua jenis ikan ini menjadi salah satu makanan favorit warga Kota Bekasi yang berpenduduk mencapai 2,7 juta jiwa.

"Sehari-hari, pasokan kedua jenis ikan tersebut mencapai 20 kuintal," ujar Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan, Kota Bekasi, Momon Sulaeman‎, Sabtu (15/6/2019).

Saat libur Lebaran kata dia, pasokan kedua jenis ikan tersebut sempat turun hingga 15 kuintal per hari. Hal itu lantaran para pemasok ikan ke Kota Bekasi banyak yang mudik Lebaran, sehingga pasokan ikan belum stabil. "Memang ada penurunan stok saat libur Lebaran lalu, karena belum stabilnya pasokan ikan dari berbagai daerah di luar Kota Bekasi," ujar Momon Sulaeman‎.

Menurutnya, pasokan ikan lele dan gabus berasal dari wilayah Sukabumi, Lampung dan Palembang. "Ke depan, pemerintah daerah akan membangun kolam benih ikan agar pasokan ikan tetap stabil meskipun memasuki periode libur Lebaran," kata Momon Sulaeman‎.

Momon Sulaeman‎ menambahkan, lahan yang dibutuhkan sudah tersedia yakni seluas 3 hektare (ha) di Jatiasih dan Bantargebang. "Kami akan kaji lebih lanjut lagi untuk penyediaan benih ikan," kata Momon Sulaeman‎.

Sementara pasokan beras sejak Ramadan masih relatif aman. Tidak ada penurunan pasokan. "Kota Bekasi masih memiliki lumbung sawah yang luas mencapai 2 hektare. Saat Idulfitri, pemerintah daerah hanya menyumbang 16 persen dari stok yang ada dari sawah sendiri," ucap Momon Sulaeman‎.

Pengamat sosial dari Universitas Islam '45, Tatik Yuniarti, menambahkan minimnya persedian pangan dapat berdampak terhadap kenaikan harga dan inflasi di daerah. "Pemerintah Kota Bekasi sudah seharusnya, menyediakan pasokan ikan di wilayahnya, seperti ikan gabus yang menjadi masakan khas Kota Bekasi‎, gabus pucung," pungkas Momon Sulaeman‎.



Sumber: Suara Pembaruan