Rapat Paripurna HUT DKI, Anies Klaim Prestasi dan Keberhasilan

Rapat Paripurna HUT DKI, Anies Klaim Prestasi dan Keberhasilan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengundang puluhan peserta Mudik Gratis Bareng Pemprov DKI di Balai Kota DKI, Jakarta, Rabu, 12 Juni 2019. ( Foto: Beritasatu.com/Lenny Tristia Tambun )
Lenny Tristia Tambun / YUD Sabtu, 22 Juni 2019 | 18:35 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim aneka prestasi dan keberhasilan dalam rapat paripurna istimewa perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-492 Kota Jakarta, Sabtu (22/6/2019). Anies memamerkan prestasi dan keberhasilan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dalam setahun ini yang telah mengubah wajah Jakarta semakin baru.

Mulai dari sistem layanan pembayaran belanja daerah dan pajak pusat melalui SP2D online dan real time hingga menyambut Revolusi Industri 4.0.

Anies mengatakan produk inovasi dalam bidang pelayanan kesehatan melalui sistem e-Jiwa, DBDKlim dan JakTrack. Dalam penerapan teknologi digital hasil kolaborasi dengan Dinas Kesehatan dengan sejumlah instansi.

"Dengan adanya sistem yang terhubung melalui aplikasi pintar dalam komputer maupun ponsel. Layanan kesehatan in diharapkan pengorganisasian data kesehatan dapat cepat di analisis. Kemudian dari data tersebut dapat diberikan penanganan secara holistis," kata Anies di gedung DPRD DKI Jakarta, Sabtu (22/6/2019).

Inovasi lain yang mewarnai wajah Jakarta, adalah beroperasinya Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta fase 1, Stasiun Bundaran Hotel Indonesia (HI) sampai Stasiun Lebak Bulus.

Transportasi publik yang modern dan canggih ini telah menjadi salah satu ikon transportasi di Jakarta. Terbukti, memperoleh antusiasme tinggi dari setiap elemen warga kota. Termasuk wisatawan domestik dan mancanegara.

Kemudian, adanya revitalisasi fasilitas pejalan kaki, jembatan penyeberangan orang (JPO), jembatan penyeberangan multiguna (JPM), dan terowongan penyeberangan orang yang representatif.

Atas usaha integrasi antar moda transportasi dan revitalisasi fasilitas pejalan kaki ini, Jakarta berhasil menorehkan prestasi
penurunan kemacetan terbesar dari 403 kota dunia sesuai yang diukur oleh TomTom Traffic Index 2018.

“Kita juga melakukan inovasi dalam konsistensi pelaksanaan program e-cashless, e-planning, e-budgeting, e-procurement, e-kinerja yang bekerjasama dengan lembaga pemerintah, swasta, serta unsur perguruan tinggi,” ujar Anies Baswedan.

Inovasi tersebut mengedepankan belanja yang menunjang pertumbuhan ekonomi, peningkatan penyediaan lapangan kerja dan upaya pengentasan kemiskinan, serta mendukung kebijakan Nasional.

Setelah inovasi, Anies Baswedan memamerkan sejumlah prestasi yang diraih Pemprov DKI sejak 15 Desember 2018 hingga menjelang perayaan HUT DKI Jakarta.

Prestasi pertama yang disebutkan Anies Basweda adalah ketika Pemprov DKI mendapatkan tiga penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Salah satunya yakni dalam kategori Pemerintah Daerah dengan penerapan laporan harta kekayaan pejabat negara terbaik tahun 2018.

Kemudian penghargaan inovasi dalam pelayanan publik dari Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi tentang penyelanggaran pelayanan publik sangat baik dan layanan prima.

Selanjutnya, Pemprov DKI juga mendapatkan penghargaan dalam bidang kesehatan dan pelayanan kesehatan warga yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

“Juga mendapatkan penghargaan di bidang ketenagakerjaan, dari aspek keterbukaan informasi publik, dan indeks demokrasi Indonesia serta penghargaan di bidang sosial dan budaya,” terang Anies Baswedan.

Selanjutnya, yakni penghargaan reksa bahasa, provinsi yang mengutamakan penggunaan Bahasa Indonesia dari Badan Bahasa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Lalu, penghargaan asosiasi perencana pemerintah Indonesia atas indeks pembangunan ekonomi inklunsif 2018.

Sedangkan di bidang ekonomi, Anies Baswedan menyebutkan perkembangan indikator makro ekonomi Pemprov DKI diproyeksikan sebesar 6,8 persen. Angka Itu di atas realisasi pertumbuhan ekonomi pertengahan 2018 sebesar 5,93 persen.

“Prestasi itu tentu tak membuat kita berpuas diri, karena begitu banyak tantangan ke depan yang menanti,” tutup Anies Baswedan.



Sumber: BeritaSatu.com