Polisi: Pukul 18.00 Demo di MK Bubar atau Dibubarkan

Polisi: Pukul 18.00 Demo di MK Bubar atau Dibubarkan
Personel Brimob Polri bersiap melakukan pengamanan di sekitar Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Kamis, 27 Juni 2019. ( Foto: ANTARA FOTO / Nova Wahyudi )
Farouk Arnaz / FMB Kamis, 27 Juni 2019 | 15:13 WIB

Jakarta, Beritasatu.com— Mabes Polri memperingatkan para demonstran yang beraksi di sekitar kawasan Mahkamah Konstitusi (MK) jelang putusan sengketa hasil pemilihan presiden untuk taat aturan.

Sebanyak 47.000 aparat gabungan akan bertindak tegas jika massa melanggar hukum, apalagi beraksi anarkistis. Area depan MK ditetapkan sebagai area steril.

“Kita langkah persuasif dulu. Ketika langkah persuasif itu tidak dihiraukan atau tidak diindahkan massa, maka tahapan peringatan secara keras, sampai pembubaran paksa dilakukan,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri Kamis (27/6/2019).

Menurut Dedi saat ini sudah ada 14 elemen masyarakat yang sudah bersurat ke Polda Metro Jaya untuk pemberitahuan terkat kegiatan hari ini. Massa itu berjumlah sekitar 2500-3000 orang.

“Agar proses persidangan lancar, aman, dan tertib maka masyarakat untuk menaati ketentuan dan kesepakatan antara koordinator lapangan dan petugas. Sudah disiapkan tempat demo di Patung Kuda dan sekitar Monas,” sambungnya.

Batas aksi sampai pukul 18.00 nanti dan para koordinator aksi berjanji akan mengimbau massa untuk membubarkan diri secara tertib dan damai. Jika mengotot mereka akan dibubarkan.



Sumber: BeritaSatu.com