Rumah Ma'ruf Amin Sepi Jelang Putusan MK

Rumah Ma'ruf Amin Sepi Jelang Putusan MK
Kondisi kediaman Calon Wakil Presiden Nomor Urut 01, Ma'ruf Amin di Jalan Lorong 27 Kecamatan Koja terpantau lengang saat pembacaan putusan MK terkait sengketa Pilpres 2019, Kamis (27/6/2019) siang. ( Foto: Suara Pembaruan / Carlos Roy Fajarta )
Carlos Roy Fajarta / FMB Kamis, 27 Juni 2019 | 16:58 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sejumlah pedagang dan pelaku usaha di wilayah kota Jakarta Utara tetap buka dan menjalankan usahanya seperti biasanya meskipun mengetahui bahwa Kamis (27/6/2019) hari ini merupakan pengumuman putusan Mahkamah Konstitusi terkait Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019.

"Kita mah percaya saja kondisi aman-aman. Apalagi ada TNI dan polisi yang melindungi masyarakat dan bertindak cepat jika ada oknum-oknum yang hendak membuat keributan," ujar Asang (54) salah satu pedagang toko sembako di Jalan Mangga, Kelurahan Tugu Utara.

Ia berharap polemik Pemilu Presiden 2019 dapat diputuskan secara adil dan sesuai fakta yang ada jalannya persidangan di Mahkamah Konstitusi.

"Kalau harapan kita semua bisa legowo dan tidak ada yang berbuat keributan apapun hasil putusan siapa yang memenangkan Pilpres," tambahnya sembari melayani masyarakat yang hendak membeli kebutuhan sembako di tokonya.

Frans (38) salah satu pengusaha bengkel mobil di Jalan Kramat Jaya, Koja menyebutkan yakin situasi kondusif tetap terjaga dan kericuhan yang dibuat sejumlah oknum massa pada 21-22 Mei lalu tidak akan terulang.

"Saya percaya saja sama polisi dan TNI mampu dan bisa mengamankan situasi. Lagipula selama persidangan masyarakat tentunya bisa mengamati kesaksian dari masing-masing yang bersengketa dalam pilpres 2019," kata Frans.

Menurut hasil pengamatan di lokasi kediaman Calon Wakil Presiden Nomor Urut 01, Ma'ruf Amin di Jalan Lorong 27 Kecamatan Koja, Jakarta Utara juga terpantau sepi dan tanpa penjagaan ketat dari pihak kepolisian.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto menyebutkan pihaknya tetap melakukan pengamanan di obyek-obyek vital serta sentra perekonomian dan pusat bisnis di Jakarta Utara menggandeng TNI dan stakeholder terkait. 



Sumber: Suara Pembaruan