Perolehan Pajak Restoran dan Hotel di Bekasi Belum Capai Target

Perolehan Pajak Restoran dan Hotel di Bekasi Belum Capai Target
Ilustrasi ( Foto: Istimewa )
Mikael Niman / JAS Senin, 1 Juli 2019 | 12:58 WIB

Bekasi, Beritasatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mendata, hingga pertengahan tahun ini, pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak restoran dan pajak hotel belum memenuhi target. Tercatat, kedua pendapatan tersebut masih di bawah 45 persen.

Kepala Bidang Pariwisata, pada Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Bekasi, Agus Enap‎, mengatakan target pajak restoran tahun ini mencapai Rp 345 miliar.

"Sedangkan realisasi pajak restoran hingga Juli ini mencapai Rp 154 miliar atau sekitar 44 persen," ujar Agus Enap, Senin (1/7/2019).

Sementara target pendapatan pajak hotel tahun ini mencapai Rp 40 miliar. Dan sudah terealisasi Rp 15 miliar atau 38 persen.

Menurutnya, pajak daerah ini sudah sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 11 tahun 2016 tentang Pajak Hotel. Sedangkan, penarikan pajak restoran diatur dalam Perda Nomor 8 tahun 2011 tentang Pajak Restoran.

Berdasarkan aturan itu, penarikan pajak restoran dikenakan sebesar 10 persen dari nilai transaksi. Kemudian, petugas melakukan rekapitulasi jumlah pengunjung yang datang dan terlihat besaran pajak yang disetor ke kas daerah.

Dibandingkan 2018 lalu, Pemkot Bekasi memperoleh pajak restoran sebesar Rp 271 miliar dari yang ditargetkan sebesar Rp 297 miliar. Sementara untuk target pajak hotel tahun lalu masih sama dengan tahun ini yakni Rp 40 miliar.

Terpisah, anggota Komisi III DPRD Kota Bekasi, Ahmad Ustuchri, mengungkapkan dalam tiga tahun terakhir, Pemkot Bekasi tidak dapat mencapai realiasai target perolehan pajak di wilayahnya. "Tiga tahun belakangan, maksimal perolehan hanya 85 persen," imbuhnya.

Target PAD tahun 2019 sebesar Rp 2,9 triliun dan semestinya pemerintah daerah mampu menyerap potensi sumber pendapatan asli daerah.



Sumber: BeritaSatu.com