Anies: Musim Kemarau Penyebab Polusi Udara Jakarta Buruk

Anies: Musim Kemarau Penyebab Polusi Udara Jakarta Buruk
Kampanye udara bersih. ( Foto: Antara )
Lenny Tristia Tambun / MPA Selasa, 2 Juli 2019 | 18:12 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan musim kemarau berkontribusi banyak terhadap meningkatnya polisi udara di Jakarta.

“Perlu saya sampaikan, proyeksi cuaca di Indonesia dan di Pulau Jawa termasuk di Jakarta, akan menghadapi musim kering. Dan musim kering ini telah berkontrubusi terhadap bagaimana kondisi kualitas udara di Jakarta,” kata Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Jakarta, Selasa (2/7/2019).

Kondisi ini semakin memburuk dengan adanya volume kendaraan bermotor yang masih besar di Ibu Kota.

“Dengan volume kendaraan sebesar ini, maka kita dalam beberapa waktu ke depan akan berhadapan dengan masalah kualitas udara,” ujar Anies Baswedan.

Memang, berdasarkan data dari Komite Penghapisan Bensin Bertimbal, penyebab polusi udara di Jakarta yang sangat tinggi, paling banyak berkontribusi adalah kendaraan bermotor baik pribadi maupun umum sebanyak 47 persen.

Kedua, industri sebesar 22 persen, debu jalanan 11 persen, domestik atau rumah tanggan lima persen, bakar sampah lima persen dan proses konstruksi empat persen.



Sumber: BeritaSatu.com