Macet Parah, Pengendara Diimbau Hindari Jalur Puncak

Macet Parah, Pengendara Diimbau Hindari Jalur Puncak
Situasi jalur Puncak Bogor padat.
Iman Rahman Cahyadi / CAH Sabtu, 6 Juli 2019 | 20:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kondisi arus Lalu lintas puncak Bogor hari ini, Sabtu (6/7/2019) cukup naik signifikan dari biasanya. Beberapa pengendara yang terjebak kemacetan mengeluhkan kondisi yang dialami.

"Subhanallah ya udah di mobil dar jam 17.00 sampai sekarang ga gerak. amazing sekali jalur buka tutup puncak," tulis Ahya lewat akun twitter @azulfa. 

Kemacetan parah yang terjadi dibenarkan Kasat Lantas Polres Bogor AKP M Fadli Amri. Dikatakannya hasil pantauan hari ini pada pukul 10.00 WIB terjadi peningkatan arus. Antrian kendaraan yang menuju puncak mencapai KM 37 Jagorawi atau kurang lebih 10 kilometer dari Pos Lalu lintas Gadog.

Di beberapa titik kepadatan arus sudah ditempatkan personel untuk dipertebal. "Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak Jasa Marga di mana untuk pembayaran tol dimaksimalkan dengan proses tapping atau penjemputan di gerbang-gerbang tol sehingga mempercepat proses pelaksanaan pembayaran tol," ujar AKP M Fadli Amri kepada Beritasatu.com, Sabtu (6/7/2019).

Kepadatan arus puncak hari ini kemungkinan terjadi karena imbas adanya jalur tol Jakarta-Cikampek yang sedang ditutup karena adanya pekerjaan pemeliharaan rekonstruksi rigid. 

Untuk itu Kasatlantas mengimbau bagi masyarakat yang ingin mengarah ke Cianjur atau Bandung bisa melalui Jalur alternatif Cibubur-Cileungsi-Jonggol-Cariu-Cikalong-Cianjur. Ini akan dapat mengurangi padat kendaraan yangg mengarah Cianjur-Bandung melalui Jalur Puncak

"Sedangkan bagi masyarakat yang ingin liburan ke puncak diharapkan dapat mencari tempat liburan lain jika tidak mau terkena arus lalu lintas puncak yg sedang padat," imbau AKP M Fadli Amri.



Sumber: BeritaSatu.com