Ganjil Genap di Depok Ditunda

Ganjil Genap di Depok Ditunda
Kawasan Margonda Depok. ( Foto: Suara Pembaruan / Bhakti Hariani )
Bhakti Hariani / BW Selasa, 16 Juli 2019 | 14:04 WIB

Depok, Beritasatu.com - Penerapan pelat nomor ganjil genap di Jalan Margonda Raya pada akhir pekan di Kota Depok, Jawa Barat ditunda.

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, penerapan ganjil genap dianggap tidak cukup signifikan untuk mengurai kemacetan. "Belum resmi dibatalkan, hanya kami tunda dulu untuk sementara. Ditunda dulu, ya," ujar Idris di Balai Kota Depok, Jawa Barat, Selasa (16/7/2019).

Wacana penerapan ganjil genap di Depok sudah ramai diperbincangkan sejak akhir 2018 lalu. Idris mengungkapkan, Dinas Perhubungan (Dishub) bersama instansi terkait telah mengkaji adanya wacana tersebut.

"Memang dampaknya tidak signifikan menurunkan kemacetan, bahkan Jalan Akses UI dampaknya akan lebih macet kalau ini diterapkan. Sehingga saya minta untuk dikaji ulang bersama-sama lagi. Jadi ya untuk sementara ditunda ya," kata Idris.

Pengamat transportasi Universitas Katolik Soegijapranata Djoko Setijowarno mengungkapkan, kebijakan penerapan ganjil genap di ruas Jalan Margonda Raya pada akhir pekan atau Sabtu dan Minggu memang tidak cocok diterapkan di Depok. Sebelum menerapkan ganjil genap, maka harus memperhatikan transportasi publik yang mampu mengangkut secara massal dan juga nyaman bagi warga Depok.

Diungkapkan, konsep yang tepat untuk menata transportasi umum di Kota Depok adalah menggeser bukan menggusur. Pengusaha angkutan kota yang sudah beroperasi diminta bergabung membentuk badan hukum yang nantinya bisa menerima subsidi untuk mengoperasikan transportasi umum.

"Permasalahan ini tidak mudah, tetapi perbaikan itu harus dilakukan sejak sekarang. Banyak daerah yang sudah melakukan dengan kemampuan SDM dan keuangan daerahnya," ujar Djoko.



Sumber: Suara Pembaruan