Swasta Keberatan Bila Pemprov Bangun Lagi SMA/SMK Negeri di Depok

Swasta Keberatan Bila Pemprov Bangun Lagi SMA/SMK Negeri di Depok
Ilustrasi siswa SMA. ( Foto: Antara )
Bhakti Hariani / JAS Kamis, 25 Juli 2019 | 10:51 WIB

Depok, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berencana akan menambah pembangunan SMA/ SMK Negeri di Kota Depok bila dirasakan rasio sekolah masih kurang. Hal ini diungkapkan Ridwan Kamil saat berkunjung ke Depok, pekan lalu. Pihak penyelenggara pendidikan swasta di Depok mengaku keberatan dengan rencana ini.

Ridwan Kamil mengatakan masih akan terus melakukan koordinasi terkait perlu atau tidaknya pembangunan SMA/ SMK Negeri di Depok. "Nanti lihat dulu data sekolahnya seperti apa. Masih kurang atau tidak. Supaya saat nanti Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tidak lagi ada dinamika," ujar Ridwan Kamil ketika berkunjung ke Balai Kota Depok, Jawa Barat, pada Kamis (18/7/2019).

Diungkap Kang Emil, sapaan akrabnya, rasio kebutuhan sekolah akan dilihat lebih dulu dan jika memungkinkan, maka bisa ditambah di wilayah kecamatan yang belum ada terbangun SMA/ SMK Negeri di Depok.

Pernyataan Ridwan Kamil direspons oleh Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Depok Acep Al-Azhari. Acep menolak dengan tegas pembangunan SMA/ SMK Negeri baru di Depok.

"Saat ini, jumlah sekolah swasta untuk SMA ada 48 sekolah dan 124 unit SMK swasta jadi sudah cukup banyak berdiri dan mampu melayani atau memberikan pendidikan yang layak bagi siswa di Kota Depok," ujar Acep kepada Suara Pembaruan, Kamis (25/7/2019) di Depok, Jawa Barat.

BMPS Kota Depok mengatakan, adanya sekolah negeri yang baru, bukanlah solusi tepat tapi justru akan mematikan peran sekolah swasta.

"Selesaikan dulu sekolah sekolah negeri di Depok yang masih menumpang seperti SMA Negeri 12 yang masih menumpang total, SMA Negeri 11 yang sebagian masih menumpang, SMK Negeri 3 yang masih menumpang di sekolah swasta, demikian pula dengan SMK Negeri 4 yang masih menumpang. Tolong kami diajak diskusi sebelum rencana pembangunan SMA/SMK Negeri dibangun di Depok akan dilaksanakan," tegas Acep.

Diketahui di Kota Depok baru terdapat SMA Negeri sebanyak 13 sekolah. Sedangkan SMK Negeri sebanyak empat sekolah. Kecamatan Beji adalah satu-satunya kecamatan yang belum memiliki SMA/ SMK Negeri. Sedangkan 10 dari total 11 kecamatan lainnya sudah memiliki SMA/ SMK Negeri.



Sumber: Suara Pembaruan