Selama Enam Hari, 771 Pendaftar Sudah Urus Rumah DP Nol Rupiah

Selama Enam Hari, 771 Pendaftar Sudah Urus Rumah DP Nol Rupiah
Proyek pembangunan rumah susun uang muka nol rupiah di Klapa Village, Pondok Kelapa, Jakarta. ( Foto: Antara )
Lenny Tristia Tambun / JAS Jumat, 2 Agustus 2019 | 13:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Hingga hari keenam, Kamis (1/8/2019), pelaksanaan proses pengajuan KPR dan pemilihan unit rumah tanpa uang muka (down payment-DP) nol rupiah di Klapa Village, telah hadir 771 pendaftar dari 1.790 pendaftar yang lolos verifikasi.

Para pendaftar yang belum datang untuk mengurus KPR dan memilih unit hunian, masih diberikan waktu tiga hari lagi, yakni sampai 4 Agustus 2019.

Kepala Unit Fasilitasi Pemilikan Rumah Sejahtera Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) DKI Jakarta, Dzikran Kurniawan, mengatakan animo pendaftar dalam mengurus KPR di lokasi Rusunami Klapa Village, Jakarta Timur sangat tinggi.

“Lihat saja hingga hari keenam ini, sudah ada ratusan masyarakat yang di luar undangan datang ke Klapa Village untuk mencari tahu kesempatan untuk ikut mendaftar program Samawa DP nol rupiah,” kata Dzikran Kurniawan, Jumat (2/8/2019).

Bahkan khusus untuk dua hari terakhir, yaitu Sabtu dan Minggu 3-4 Agustus, waktu pelayanan di Klapa Village diperpanjang hingga pukul 17.00 WIB. Harapannya tambahan waktu di akhir pekan itu bisa memberikan kemudahan bagi para calon pendaftar program ini.

Tentunya, rumah DP nol rupiah di Klapa Village yang mencapai 780 unit diprioritaskan untuk 1.790 pendaftar yang telah lolos verifikasi. Namun, pihaknya tetap tetap memberikan informasi mengenai program DP nol rupiah pada para warga yang mencari informasi tersebut.

“Kami juga menyarankan warga yang datang tersebut untuk mencari info lebih lengkap di website resmi https://samawa.jakarta.go.id,” ujar Dzikran Kurniawan.

Bagi warga yang sudah lolos verifikasi, masih diberikan waktu untuk mendaftar ulang, mengajukan permohonan KPR dan memilih unit di lokasi hingga tanggal 4 Agustus mendatang. Ia akui unit hunian terbatas. Namun bagi yang belum mendapatkan hunian rumah di Klapa Village, akan diprioritaskan untuk membeli rumah DP nol rupiah lainnya yang akan segera dibangun Pemprov DKI.

Ditambahkan Dzikran Kurniawan, dalam program DP 0 rupiah ini, para pendaftar tidak diminta untuk melakukan pembayaran pada fase pengajuan KPR dan pemilihan tipe unit. Menurut Dzikran, pihaknya mendapati beberapa temuan mengenai adanya pihak tidak bertanggung jawab yang mengaku-ngaku sebagai bagian dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dan meminta uang pada para peserta agar bisa lolos proses KPR.

“Warga dimohon berhati-hati dan waspada akan upaya penipuan. Karena hingga saat ini tidak ada pemungutan biaya sepeser pun selama masa proses pengajuan kredit di Bank DKI. Para pendaftar cukup datang membawa dokumen yang dibutuhkan ke lokasi pelayanan di Klapa Village,” jelas Dzikran Kurniawan.

Seperti diberitakan, program Samawa Rumah DP 0 Rupiah adalah program fasilitasi pembiayaan oleh Pemerintah Provinsi untuk mengatasi masalah kepemilikan rumah. Melalui program ini, Pemprov menyediakan fasilitas pembiayaan kepemilikan dengan skema DP 0 Rupiah.

Dengan pemenuhan kebutuhan skema kepemilikan ringan untuk warga DKI Jakarta untuk bisa memiliki tempat tinggal yang layak, diharapkan akan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Hal ini sesuai dengan Peraturan Gubernur 104/2018, yang memuat persyaratan untuk calon masyarakat yang hendak membeli.

Pada pendaftaran November 2018 lalu, telah mendaftar sebanyak 2.359 orang. Setelah melalui proses seleksi dan verifikasi dokumen oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, terdapat 1.790 orang yang memenuhi kriteria, untuk tahap selanjutnya.

Pendaftar yang diundang karena telah lolos seleksi dan verifikasi, memiliki waktu selama 10 hari dari Sabtu 27 Juli 2019 hingga Minggu, 4 Agustus 2019, untuk memilih unit yang diminati dan melakukan proses pengajuan permohonan kredit program DP 0 rupiah ke Bank DKI.



Sumber: BeritaSatu.com