240 Perjalanan KRL Dibatalkan

240 Perjalanan KRL Dibatalkan
Penumpang kereta rel listrik (KRL) telantar di Stasiun Bogor, Minggu (4/8/2019). ( Foto: istimewa )
Bernadus Wijayaka / BW Minggu, 4 Agustus 2019 | 18:43 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Sebanyak 240 perjalanan kereta rel listrik (KRL) commuter line dibatalkan karena aliran listrik padam, Minggu (4/8/2019).

“Akibat pemadaman, mulai dari pukul 12.00 hingga 17.00 WIB saja ada 240 perjalanan commuter line yang harus dibatalkan karena tidak ada daya listrik untuk mengoperasikan KRL,” kata Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI) Wiwik Widayanti.

Wiwik mengatakan, ratusan ribu penumpang juga terkena dampaknya. “Pada akhir pekan, KRL normalnya dapat melayani 808.336 pengguna,” katanya.

PT KCI menyarankan agar penumpang menggunakan moda transportasi alternatif yang tidak terdampak pemadaman listrik.

Menurutnya, PT KCI telah mengevakuasi para pengguna yang berada di dalam KRL dalam waktu kurang dari 60 menit sejak padamnya listrik. “Evakuasi berlangsung tenang dan aman karena para pengguna dapat mengikuti arahan dari petugas sesuai prosedur tanggap darurat dalam perjalanan KR,” katanya

Saat listrik padam, PT KCI mencatat ada tujuh kereta yang berada di jalur rel antara stasiun, sementara 16 kereta dapat berhenti di stasiun sehingga memudahkan proses evakuasi pengguna. Pengguna dievakuasi ke stasiun terdekat, dan sebagian ada yang memutuskan untuk langsung melanjutkan perjalanan dengan moda transportasi lain.

“Para pengguna yang sebelumnya telah naik di kereta maupun masih berada di stasiun kemudian dapat dilayani untuk pembatalan tiket perjalanannya. Pembatalan tiket untuk perjalanan hari ini masih kami layani hingga 11 Agustus 2019. Saat ini seluruh loket dan vending machine di stasiun tidak melayani penjualan tiket hingga perjalanan KRL dapat beroperasi kembali,” jelas Wiwik.

Saat ini PT KCI melanjutkan proses evakuasi dari KRL yang berada di jalur rel. Evakuasi menggunakan kereta penolong diprioritaskan untuk KRL yang berada di jalur maupun stasiun antara Jakarta Kota hingga Manggarai, sehubungan jalur tersebut dipakai berbarengan dengan kereta api jarak jauh.



Sumber: Suara Pembaruan