SPPSI Salurkan Hewan Kurban di Wilayah Terdampak Oil Spill

SPPSI Salurkan Hewan Kurban di Wilayah Terdampak Oil Spill
Ilustrasi hewan kurban. ( Foto: ANTARA FOTO / Mohamad Hamzah )
Feriawan Hidayat / FER Senin, 12 Agustus 2019 | 17:22 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Serikat Pekerja Pertamina Seluruh Indonesia (SPPSI) Jakarta melakukan aksi simpatik kepada masyarakat yang terdampak tumpahan minyak (oil spill) musibah ONWJ (Offshore North West Java), yang berada di wilayah Kecamatan Pakis Jaya Karawang, Jawa Barat, Minggu (11/8/2019).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) SPPSI, M Anis, penyerahan hewan kurban berupa sapi ini merupakan bentuk silaturahmi SPPSI dengan masyarakat sekitar, khususnya Pondok Pesantren Salafiyah Al Hasyim di Dusun Bugis, Pakis Jaya, Karawang.

"Jadi dalam hal ini, selain silaturahmi, juga sebagai kepedulian kita terhadap masyarakat," ujar Anis dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Senin (12/8/2019).

Anis beraharap, dengan silaturahmi ini akan terjalin hubungan yang baik antara SPPSI, perusahaan dan lingkungan masyarakat sekitar.

Anggota Dewan Kehormatan SPPSI, Fahrur Roezi, mengatakan SPPSI selaku serikat pekerja yang berada di Pertamina, merasa terpanggil atas peristiwa tumpahnya minyak di perairan Karawang.

"SPPSI mengambil porsi itu, bukan membersihkan pantai, tetapi lebih dari pendekatan penanganan dampak dengan melakukan komunikasi dan edukasi kepada masyarakat yang terdampak," kata Roezi.

Roezi menjelaskan, tindakan yang akan dilakukan adalah dengan mengorganisir masyarakat sekitar, untuk meminimalisir dampak dan proses recovery dari dampak ekonomi yang ditimbulkannya.

"Seperti keluhan air bersih. Nah kita mengorganisir guna meminimalisir dampaknya, dan mengajak karang taruna serta organisasi warga lain untuk proaktif dalam penanganan limbah," pungkas Roezi.

Dalam kesempatan yang sama, Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Al Hasyim, KH Endin AJ Sofihara yang turut hadir dalam pemotongan hewan qurban menyampaikan ucapan terima kasih kepada SPPSI atas bantuannya.

"Kami berharap SPPSI terus berkontribusi bagi masyarakat khususnya di wilayah terdampak limbah minyak Pertamina, karena musibah tumpahan minyak berpengaruh langsung terhadap perekonomian masyarakat,” kata KH Endin AJ Sofihara.



Sumber: BeritaSatu.com