DPRD DKI Sepakati KUPA-PPAS 2019 Rp 86,89 Triliun

DPRD DKI Sepakati KUPA-PPAS 2019 Rp 86,89 Triliun
Prasetio Edi Marsudi. ( Foto: Antara )
Lenny Tristia Tambun / JAS Rabu, 14 Agustus 2019 | 14:56 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – DPRD DKI dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI telah menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding-MoU) Kebijakan Umum Perubahan Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) untuk Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan DKI 2019 hari ini.

DPRD dan Pemprov DKI sama-sama menyepakati besaran KUPA-PPAS 2019 sebesar Rp 86,89 triliun. Artinya, besaran APBD Perubahan DKI 2019 mengalami penurunan sekitar Rp 2,4 triliun dari jumlah APBD Penetapan DKI 2019 sebesar Rp 89,08 triliun.

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi mengatakan, berdasarkan hasil pembahasan di tingkat Komisi dan Badan Anggaran (Banggar), rancangan APBD Perubahah tahun 2019 mengalami penurunan sekitar Rp 2,4 triliun dari total penetapan APBD DKI 2019 sebesar Rp 89,08 triliun. Kondisi tersebut dilakukan lantaran terjadinya pemangkasan anggaran di bidang pembangunan.

"Ya Perubahan APBD DKI 2019 mengalami penurunan Rp 2,4 triliun. Salah satunya ada pemangkasan ada di (dinas) perumahan," kata Prasetio Edi Marsudi di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Perubahan APBD ini juga merupakan tindaklanjut surat dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang diterima DPRD dengan Nomor 661/-1713.6 pada 31 Juli 2019 lalu. Setelah itu, DPRD langsung melaksanakan pembahasan sesuai dengan mekanisme ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku.

"Maka Pemerintah Daerah harus melaksanakan proses penyusunan Perubahan APBD Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2019 mulai dari pembahasan rancangan KUPA-PPAS 2019,” ujar Prasetio Edi Marsudi.

Penandatanganan ini juga sesuai dengan ketentuan Pasal 16 ayat 6 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, Kabupaten, dan Kota yang menyebutkan bahwa KUPA-PPAS yang telah mendapat persetujuan bersama ditandatangani oleh Kepala Daerah dan Pimpinan DPRD dalam Rapat Paripurna.

Dalam acara yang sama, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menerangkan pemangkasan anggaran yang telah disetujui oleh DPRD DKI sebesar Rp 2,4 triliun, maka akan berdampak pada pengurangan Sisa Lebih Penghitungan Anggaran (Silpa) tahun 2019.

"Silpa kita makin berkurang. Makin berkurangnya Silpa, maka ruang dalam penambahan anggaran makin berkurang,” kata Anies Baswedan.

Awalnya, Silpa 2019 diprediksikan akan mencapai Rp 12 triliun. Tetapi setelah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), besaran Silpa 2019 menjadi Rp 9,5 triliun.

“Maka kita melakukan penyesuaian menjadi dikurangi Rp 2,4 triliun. Itu karena Silpa kita berkurang. Ke depan, juga nanti kita akan lihat lagi," ujar Anies Baswedan.



Sumber: Suara Pembaruan