Wacana Bekasi Masuk Jakarta, Ini Tanggapan Anies

Wacana Bekasi Masuk Jakarta, Ini Tanggapan Anies
Anies Baswedan di Lebaran Betawi, Monas, Jakarta ( Foto: BeritaSatu TV )
Lenny Tristia Tambun / YUD Senin, 19 Agustus 2019 | 18:56 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Adanya wacana Bekasi masuk ke dalam wilayah Provinsi DKI Jakarta dengan nama Jakarta Tenggara, ditanggapi positif oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Menurutnya, bila sudah ada keputusan pemerintah pusat yang memasukkan Bekasi ke dalam wilayah Provinsi DKI Jakarta, maka Pemerintah Provinsi akan siap menjalankan keputusan itu.

“Kalau itu keputusan pemerintah pusat, ya kita jalankan. Kan keputusan lewat undang-undang, peraturan pemerintah, kita berkewajiban melaksanakannya. Jadi prosesnya bukan dengan DKI, tapi dengan pemerintah pusat,” kata Anies Baswedan seusai rapat paripurna di gedung DPRD DKI, Jakarta, Senin (19/8/2019).

Dijelaskannya, Indonesia adalah negara kesatuan dan pembagian wilayah adalah wewenang pemerintah pusat. Secara prinsip, Pemprov DKI harus mentaati keputusan pemerintah pusat.

“Aspirasi itu kita hargai, kita hormati. Dan biar berproses di pemerintah pusat karena prosesnya bukan antar wilayah. Memang Jakarta dan daerah sekitarnya terintegrasi secara ekonomi. Hanya secara administrasi pemerintahan yang berbeda. Tapi tata pemerintahan itu wewenang pemerintah pusat. Kita tunggu saja bagaimana arah pemerintah pusat,” terang Anies Baswedan.

Seperti diberitakan, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyebut kotanya lebih cocok masuk ke Jakarta apabila Provinsi Bogor Raya terbentuk. Menurutnya, hampir 80 persen warga Kota Bekasi setuju jika bergabung dengan Jakarta.

Selain itu, pria yang akrab disapa Pepen itu menyatakan ada beberapa keidentikan antara Kota Bekasi dan Jakarta. Selain dari sisi historis, Bekasi memiliki kultur yang mirip dengan Jakarta.

Mengenai penamaannya sendiri, jika Bekasi masuk ke Provinsi Jakarta, dia setuju bila Bekasi berubah nama menjadi DKI Jakarta Tenggara.



Sumber: BeritaSatu.com