Penyebab Kebakaran Gudang di Polda Tunggu Pemeriksaan Labfor

Penyebab Kebakaran Gudang di Polda Tunggu Pemeriksaan Labfor
Ilustrasi pemadam kebakaran. ( Foto: Antara )
Bayu Marhaenjati / JAS Selasa, 20 Agustus 2019 | 13:13 WIB

Jakarta, Beritasatu.com -Polda Metro Jaya, menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik untuk memastikan penyebab kebakaran gudang bawah tanah, di area Gedung Sarana dan Prasaran Polda Metro Jaya. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran itu.

"Tidak ada korban jiwa, kerugian sedang kami cek. Kemudian Labfor yang akan menentukan penyebabnya apa. Nanti Labfor yang menentukan," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Selasa (20/8/2019).

Dikatakan Argo, gudang yang terbakar berada di ruang bawah tanah di area Gedung Sarana dan Prasarana Polda Metro Jaya. Gedung itu, sedang dalam tahap renovasi.

"Kebetulan gedung itu sedang ada renovasi jadi ada beberapa yang sedang diperbaiki. Setelah dicek oleh anggota ternyata asap itu ada di salah satu ruangan, di bawah tanah yang dekat dengan dapur. Kemudian dekat dengan meja makan, tempat untuk membungkus makanan (logistik) kalau ada anggota yang pengamanan," ungkap Argo.

Menurut Argo, gudang bawah tanah itu dipakai untuk menyimpan barang-barang yang sudah lama semisal terpal, sangkur, dan kotak-kotak logistik.

"Itu ada gudang di bawah tanah, isinya tempat (menyimpan barang) zaman dulu yang dibuat tahun 50-an. Ada terpal itu ada di sana, disimpan di sana. Kemudian ada sangkur yang zaman dulu, sudah nggak dipakai lagi. Jadi barang-barang itu yang ada di gudang nggak terpakai. Ada juga kotak-kotak tempat pembungkus barang-barang logistik," kata Argo.

Argo menegaskan, tidak benar kalau ruangan berukuran 4x3 meter yang terbakar itu merupakan gudang peluru.

"Jadi itu tidak benar kalau itu gudang peluru. Karena gudangnya jauh dari pada lokasi itu," jelasnya.

Argo mengungkapkan, api padam sekitar pukul 06.00 WIB, setelah sejumlah mobil pemadam kebakaran datang melakukan pemadaman di lokasi. "Tapi sebelumnya ada dari Shabara sendiri, mobilnya datang membantu menyemprot api yang membakar," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com