Pemkot Jakut Imbau Masyarakat Tidak Gunakan Air Tanah

Pemkot Jakut Imbau Masyarakat Tidak Gunakan Air Tanah
Ilustrasi ( Foto: Istimewa )
Carlos Roy Fajarta / JAS Rabu, 21 Agustus 2019 | 14:05 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara mengimbau agar masyarakat, perusahaan atau instansi yang sudah terjangkau jaringan pipa air bersih di kota Jakarta Utara untuk tidak lagi menggunakan air tanah.

"Kami terus mengimbau agar masyarakat maupun instansi untuk tidak lagi menggunakan air tanah. Khususnya yang wilayahnya sudah dimasuki jaringan perpipaan air bersih," ujar Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim, Rabu (21/8/2019) di Jakarta.

Ia menyebutkan saat ini meskipun kondisi cuaca di Jakarta masih dalam musim panas dan kekeringan, kebutuhan air bersih bagi warga masih dapat tercukupi dengan keberadaan jaringan pipa air bersih.

"Untuk masyarakat yang sudah menggunakan pipa air bersih tidak mengalami gangguan karena suplai air bersih cukup lancar untuk yang dikelola operator air. Sedangkan untuk wilayah yang belum terjangkau pipa air bersih kita sudah arahkan keberadaan kios air bersih maupun suplai truk tangki dari operator," jelas Ali.

Dijelaskannya wilayah Jakarta Utara yang belum sepenuhnya dialiri jaringan pipa air bersih yakni Kamal Muara dan sekitarnya di Kecamatan Penjaringan, serta Marunda dan sekitarnya di Kecamatan Cilincing.

"Untuk di wilayah-wilayah yang belum terjangkau jaringan pipa air bersih kita dorong agar pihak operator baik PAM Jaya, Aetra, dan Palyja bisa segera masuk ke sana. Kita sudah rapatkan ini dua kali agar masyarakat tidak lagi menggunakan air tanah yang berdampak pada semakin cepatnya penurunan permukaan tanah," tambah Ali.

Sementara itu, Leonardo (24) salah satu warga Rorotan Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara menyebutkan dirinya yang selama ini menggunakan akses jaringan pipa air bersih dari operator Aetra tidak mengalami kendala pemakaian.

"Airnya tetap lancar meski sekarang masih musim panas atau kering. Kalau sekeluarga dari dahulu memang sudah menggunakan air pipa bersih. Karena kalau air tanah di sini sudah asin dan keruh," kata Leonardo. 



Sumber: BeritaSatu.com