Anies Harap GPIB Immanuel Jadi Simbol Persatuan Umat Kristiani

Anies Harap GPIB Immanuel Jadi Simbol Persatuan Umat Kristiani
Umat kristiani mengikuti ibadah misa malam Natal di Gereja Immanuel, Jakarta, 24 Desember 2018. ( Foto: Antara / Dhemas Reviyanto )
Lenny Tristia Tambun / WBP Minggu, 25 Agustus 2019 | 10:45 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menghadiri peringatan 180 tahun berdirinya Gedung Gereja Immanuel Jakarta, pada Sabtu (24/8/2019).

Dalam acara tersebut, turut hadir Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan Kebudayaan (Kemdikbud) Hilmar Farid; Direktur Urusan Agama Kristen Kementerian Agama (Kemag) Janus Pangaribuan; sejumlah anggota Forum Kerukunan Umat beragama DKI Jakarta; Ketua Majelis Jemaat GPIB Immanuel, pendeta Michiko Pinaria Sharen; Ketua Tim Kerja HUT ke 180 tahun Gedung Gereja Immanuel, Simon Saimima; serta para jemaat GPIB Immanuel.

Anies Baswedan mengungkapkan rasa kagum kelestarian bangunan Gereja yang berdiri 24 Agustus 1839 itu. Gereja yang berlokasi di seberang Stasiun Gambir itu salah satu gereja tertua di Indonesia. Di dalamnya tersimpan sebuah orgal, tertua di dunia. “Saya merasa bersyukur kita berada di tempat yang bersejarah, 180 tahun adalah usia yang melampaui usia umumnya jasad manusia. Bangunan ini sudah melaluinya, dia menjadi saksi perjalanan kemanusiaan yg ada di Jakarta ini,” kata Anies Baswedan di gereja GPIB Immanuel, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (25/8/2019).

Anies Baswedan mengharapkan peringatan ke 180 tahun ini dimanfaatkan untuk mempertegas komitmen menjaga keutuhan serta aktivitas jemaat gereja yang berdiri semenjak Jakarta masih bernama Batavia tersebut. “Saya berharap peringatan 180 tahun ini menggariskan komitmen untuk terus merawat bangunan, sehingga generasi masa depan kita dapat menggunakan sebagaimana hari umat Kristiani menggunakan gereja ini,” ujar Anies Baswedan.

Ia memberikan apresiasi kepada para jemaat yang dari generasi ke generasi mampu menjaga gedung gereja Immanuel dengan baik selama 180 tahun. “Izinkan saya menyampaikan bahwa bangsa kita harus berpikir dalam jangka panjang. Karena itu, kami mengapresiasi generasi sebelumnya yang merawat dan menjaga dalam durasi 180 tahun,” terang Anies Baswedan.

Selain itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI mendukung perawatan Gereja Immanuel. Pasalnya, gereja tersebut merupakan simbol dari umat kristiani di Jakarta.

“Kami berkomitmen terus mendukung kegiatan gereja Immanuel. Karena gereja ini adalah salah satu simbol juga umat di Jakarta. Izinkan saya menyampaikan terima kasih, sebuah perayaan sederhana namun maknanya mendalam. Selamat merayakan 180 tahun dan semoga Tuhan selalu memberkati kita semua,” tutup Anies Baswedan.



Sumber: BeritaSatu.com