BTP Sebut Kasus UAS Biasa Saja

BTP Sebut Kasus UAS Biasa Saja
Basuki Tjahaja Purnama ( Foto: Istimewa )
Lenny Tristia Tambun / HA Senin, 26 Agustus 2019 | 18:40 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) yang pernah dipenjara akibat kasus penistaan agama menanggapi biasa saja pernyataan Ustaz Abdul Somad (UAS) soal Salib.

Ia juga menyatakan tidak tahu mengenai UAS yang kini dipolisikan dengan dugaan penistaan agama ke pihak kepolisian.

“Saya enggak tahu. Bagi saya sih biasa saja,” kata BTP di DPRD DKI, Jakarta, Senin (26/8/2019).

Namun ia memberikan saran kepada UAS, agar berdoa saja dalam menghadapi kasus yang sama dengan dirinya. Dengan berdoa, maka dapat mengenal Tuhan dengan benar.

“Berdoa saja. Berdoa saja agar kenal Tuhan dengan benar,” ujar BTP.

Mengenai permintaan maaf, bagi BTP merupakan hal yang wajar dilakukan UAS. Seperti dirinya, saat terjerat kasus yang sama, juga langsung meminta maaf kepada publik.

“Enggak apa-apa, oke saja,” tutur BTP.

Seperti diketahui, BTP sempat dipenjara selama 1,8 tahun setelah divonis bersalah dalam kasus penistaan agama. BTP dinyatakan bebas pada 24 Januari 2019 lalu.

Sementara itu, ada empat organisasi yang melaporkan UAS ke pihak kepolisian. Di antaranya, Horas Bangso Batak (HBB), dosen Universitas Swasta di Jakarta bernama Manotar Tampubolon, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), dan Presidium Rakyat Menggugat (PRM).

Dalam laporannya, GMKI melaporkan UAS telah melakukan tindak pidaha penistaan agama yang diatur dalam pasal 156 A Undang-Undang Nomor 1 tahun 194 tentang KUHP.

UAS sendiri telah memberikan klarifikasi, bahwa penjelasannya soal salib disampaikan untuk menjawab pertanyaan jemaah dalam forum tertutup sesama umat Islam. Video itu direkam tiga tahun yang lalu.



Sumber: BeritaSatu.com