PKS Tetap Ajukan Syaikhu dan Agung Jadi Cawagub DKI

PKS Tetap Ajukan Syaikhu dan Agung Jadi Cawagub DKI
Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta yang diajukan PKS, Agung Yulianto (kedua kiri), Ahmad Syaikhu (ketiga kiri), dan Abdurrahman Suhaimi (keempat kiri). ( Foto: PKS DKI Jakarta )
Lenny Tristia Tambun / FER Jumat, 30 Agustus 2019 | 16:38 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Meski banyak yang mengajukan usulan nama calon wakil gubernur (cawagub) DKI, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tetap bersikukuh mengakukan dua nama, Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto.

Ketua Dewan Syariah Wilayah DPW PKS DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi, mengatakan PKS tetap mengusung Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto meski pengurus panitia khusus (pansus) wagub telah berganti. Menurutnya, pergantian pansus tidak akan mempengaruhi dua nama cawagub.

"PKS kalau hari ini masih dua nama itu, sampai hari ini. Kalau pansus tidak ada hubungannya dengan calon. Pansus itu hubungannya dengan pelaksanaannya, tentatifnya. Kalau calon itu hubungannya dengan partai pengusung,” kata Abdurrahman Suhaimi, Jumat (30/8/2019).

Pernyataan Abdurrahman Suhaimi ini membantah pernyataan Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Poyuono, yang mengusulkan cagub DKI dari kalangan TNI-Polri.

Sebab, lanjutnya, sampai saat ini belum ada arahan dari DPP PKS untuk mengganti Agung dan Syaikhu. Sehingga PKS tetap berpedoman pada keputusan DPP. Maka dari itu, ia tidak mau berkomentar apa pun soal usulan Arief Puyuono.

"Kita cuma berpedoman pada surat yang ada di DPP. Soal itu (usulan Arief, red) urusan dengan Gerindra," ujar Abdurrahman Suhaimi.

Ditegaskannya, pengajuan cawagub berhubungan dengan partai pengusung. Sementara panitia khusus (pansus) pemilihan wagub berhubungan pelaksanaan pemilihan. "Kalau pertanyaannya apa mungkin ganti, sampai hari ini masih dua orang itu,” tukasnya.

Sebelumnya, Arief Poyuono mengusulkan pensiunan polisi atau TNI untuk mendampingi Gubernur DKI Anies Baswedan. Pertimbangannya supaya ketertiban dan kedisiplinan di Jakarta tercipta.

Poyuono mengusulkan sosok mantan Deputi Basarnas Mayjen Tatang Zaenudin dan mantan Kapolda Metro Jaya Komjen Mochammad Iriawan yang saat ini menjabat Sekjen Lemhanas.

Tatang, kata dia, berpengalaman di Basarnas. Utamanya saat pencarian Air Asia yang jatuh di perairan Kalimantan Tengah (Kalteng). Komjen Iriawan juga punya segudang prestasi. Misalnya saat menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jawa Barat dan mengawal keamanan Pilkada Jakarta 2017.

"Kedua tokoh ini akan saya ajukan ke DPP Gerindra untuk bisa didorong sebagai calon wagub DKI Jakarta," kata Arief Poyuono.



Sumber: BeritaSatu.com