Ade Yasin Tak Tertarik Tawarkan Bogor Jadi Ibu Kota Jabar

Ade Yasin Tak Tertarik Tawarkan Bogor Jadi Ibu Kota Jabar
Bupati Bogor Ade Yasin. ( Foto: istimewa )
Vento Saudale / YUD Jumat, 30 Agustus 2019 | 17:24 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Bupati Bogor Ade Yasin, menyatakan tidak tertarik menawarkan diri Kabupaten Bogor sebagai Ibu Kota Jawa Barat, dirinya pun tetap keukeuh menginginkan pembentukan Provinsi Bogor Raya.

"Kalau nawarin diri ke Ibu Kota Jabar ntar aja. Maunya provinsi aja," kata Ade Yasin saat ditemui usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan Taman Pancakarsa, di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (30/8).

Namun demikian, dia mendukung rencana Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil apa bila memang pemindahan Ibu Kota Jabar bersifat mendesak dan didukung juga dengan ketersediaan lahan. Karena saat ini Presiden Joko Widodo pun melakukan hal yang sama, memutuskan Ibu Kota negara akan dipindahkan ke Kalimantan Timur.

Ade pun menilai, Pemindahan Ibu Kota Jabar, tidak akan berpengaruh secara signifikan bagi Kabupaten Bogor lantaran wilayahnya sebagai lintasan Jakarta.

"Di Jabar juga begitu kira-kira lahannya ada cocok menurut gubernur, dananya ada, ya silahkan. Kabupaten Bogor ada di tengah-tengah pengembangan Jakarta, (Ibu Kota Jabar) mau pindah ke mana pun enggak masalah," katanya.

Sebelumnya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil, berencana menggantikan Kota Bandung sebagai Ibu kota Jawa Barat. Pemindahan itu ia sebut sedang dalam kajian setelah mendapatkan persetujuan dari DPRD Jabar pada rapat paripurna.

Adapun penilaian wilayah yang bakal ditunjuk sebagai ibu kota provinsi diantaranya mempertimbangkan tingkat risiko bencana, aksesibilitas, tingkat ekonomi, hingga ketersediaan air. Sejauh ini ada tiga wilayah yang bisa dipilih untuk merealisasikan rencana tersebut. Yakni, Tegalluar, Kabupaten Bandung; Walini, Kabupaten Bandung Barat; atau di wilayah Kabupaten Majalengka.



Sumber: BeritaSatu.com