Petugas Angkat Tenda Pengungsi di Trotoar Gedung Penampungan Kalideres

Petugas Angkat Tenda Pengungsi di Trotoar Gedung Penampungan Kalideres
Petugas Angkat Tenda Pengungsi di Trotoar Gedung Penampungan Kalideres. ( Foto: Beritasatu.com/Bayu Marhaenjati )
Bayu Marhaenjati / CAH Senin, 9 September 2019 | 12:23 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Petugas Satpol PP dan Polri membongkar tenda-tenda yang berdiri di trotoar atau di luar pagar tempat penampungan sementara pengungsi pencari suaka, di Jalan Bedugul, Komplek Daan Mogot, Kalideres, Jakarta Barat. Tenda dibawa masuk ke pelataran gedung, kemudian pengungsi tidak boleh berkumpul di pinggir jalan serta di halaman pertokoan warga sekitar.

Berdasarkan pantauan Beritasatu.com, setidaknya ada 19 tenda kecil berdiri di trotoar depan gedung penampungan sementara, di Jalan Bedugul, Kalideres, Senin (9/9/2019) pagi. Menurut informasi, sejumlah pengungsi yang sudah sempat keluar kembali lagi ke tempat penampungan, dan mendirikan tenda di pinggir jalan.

Salah satu petugas Dinas Sosial yang enggan disebutkan namanya menyampaikan, para pengungsi itu kembali datang pada Minggu (8/9/2019) sore kemarin. Mereka kemudian, menginap dan mendirikan tenda di lokasi. Belum diketahui berapa jumlah pengungsi yang kembali datang. Namun, secara kasat mata jumlahnya mencapai puluhan orang.

Pada pagi hari, mereka keluar dari tenda kemudian duduk-duduk di depan pertokoan yang ada di depan gedung penampungan sementara. Hal itu, tentunya menggangu ketertiban umum, khususnya pemilik ruko di seberang gedung penampungan sementara.

Sekitar pukul 10.45 WIB, petugas Polri dan Satpol PP kemudian meminta para pengungsi untuk masuk ke dalam gedung penampungan dan melarang mereka berada di sekitar pertokoan.

"Silakan masuk ke dalam, jangan mengganggu fasilitas umum. Ke dalam, jangan sampai masyarakat marah nanti. Silakan masuk ke dalam, tidak ada yang di luar. Jangan mengganggu fasilitas sekitar," kata salah satu anggota polisi menggunakan pengeras suara.

Sejurus kemudian, para pengungsi yang sebelumnya duduk-duduk di depan ruko berdiri, dan bergerak masuk ke dalam gedung.

Salah satu pengungsi perempuan yang sedang menggendong anak sempat menyampaikan, kalau di dalam gedung penampungan panas. Namun, petugas tetap memintanya untuk masuk ke dalam karena keberadaan mereka di luar mengganggu ketertiban umum.

"Kenapa ke sini lagi. Kamu kan kemarin sudah keluar. Ayo tidak ada yang di pinggir jalan atau sekitar pertokoan," kata petugas itu lagi.

Setelah pengungsi masuk, belasan tenda yang ada di luar kemudian dibawa petugas ke pelataran gedung penampungan.

Proses pemindahan tenda dan pengungsi ke dalam gedung penampungan sementara, berlangsung kondusif. Petugas polisi dan Satpol PP terlihat melakukan pengamanan di sekitar lokasi.



Sumber: BeritaSatu.com