Fraksi Nasdem Desak Pemprov DKI Segera Terapkan ERP

Fraksi Nasdem Desak Pemprov DKI Segera Terapkan ERP
Ilustrasi "electronic road pricing" (ERP). ( Foto: Suara Pembaruan / Joanito de Saojoao )
Lenny Tristia Tambun / FER Senin, 9 September 2019 | 18:44 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Fraksi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) DPRD DKI mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI segera menerapkan kebijakan jalan elektronik berbayar (electronic road pricing - ERP).

Baca Juga: BPTJ Minta DKI Segera Terapkan ERP

Anggota Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI, Wibi Andrino mengatakan penerapan ERP yang sudah sangat mendesak di Jakarta sudah disampaikan kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Saat, seluruh anggota Fraksi Partai Nasdem bertemu dengan Anies Baswedan di Balai Kota DKI, hari ini.

"Ya tadi kita telah sampaikan ke Pak Gubernur secara langsung. Salah satunya pemikiran Fraksi Nasdem mengenai kebijakan ganjil genap bukan merupakan solusi final dari permasalahan polusi udara,” kata Wibi Andrino di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (9/9/2019).

Baca Juga: Lelang Diulang, Penerapan ERP Bisa Dua Tahun Lagi

Wibi menjelaskan, salah satu penyumbang polusi udara terbesar adalah kendaraan bermotor. Karena itu, kebijakan jalan berbayar dapat menjadi salah satu penyelesaian atau solusi bagi kemacetan lalu lintas serta penurunan tingkat polusi udara di Jakarta.

"ERP merupakan salah satu solusi yang tepat untuk penurunan polusi udara di Jakarta,” ujar Wibi Andrino.

Baca Juga: Perluasan Ganjil-Genap Dinilai Solusi Sementara

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan setelah mendapatkan legal opinion dari Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mengulang semua proses tender ERP, saat ini Pemprov DKI bersama dengan Ditjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo) untuk mencari teknologi terbaru dalam pengendalian kegiatan mobilitas penduduk di Jakarta.

"Jadi bukan hanya sekedar mengatur satu atau dua ruas jalan. Tapi sebagai satu sistem integrasi antara lalu lintas kendaraan pribadi dan kendaraan umum,” kata Anies Baswedan



Sumber: BeritaSatu.com