Tol Layang Jakarta-Cikampek II Selesai Pasang SBG Terakhir

Tol Layang Jakarta-Cikampek II Selesai Pasang SBG Terakhir
Pemasangan "steel box girder" (SBG) yang terakhir, ‎SBG ke-2.573, di KM 17 Bekasi Timur‎, Kota Bekasi, Selasa (10/9/2019) dini hari, Tol Layang Jakarta-Cikampek II telah selesai dilakukan. ( Foto: dok )
Mikael Niman / YUD Selasa, 10 September 2019 | 15:34 WIB

Bekasi, Beritasatu.com - ‎Pembangunan Tol Layang Jakarta-Cikampek II telah selesai memasang ‎steel box girder (SBG) yang terakhir, yakni SBG ke-2.573 di KM 17 Bekasi Timur‎, Kota Bekasi, Selasa (10/9/2019) dini hari.

Direktur Utama PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) selaku pengelola Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated), Djoko Dwijono, mengatakan dengan selesainya pengangkatan SBG terakhir tersebut, menandakan penyelesaian konstruksi masih sesuai dengan target yaitu pada akhir September 2019.

"Proses pengangkatan seluruh SBG untuk Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated selesai dalam waktu 22 bulan dari total pekerjaan proyek yang saat ini telah berjalan sepanjang 30 bulan. Setelah pengangkatan SBG ini sudah selesai, kami fokus pada pekerjaan pengecoran slab," ujar Djoko Dwijono, Selasa (10/9/2019) siang.

Dia menambahkan, akhir September 2019 ini seluruh pekerjaan konstruksi selesai sehingga dapat dilanjutkan dengan proses lainnya seperti uji beban, uji layak fungsi dan uji layak operasi.

"Selesainya pengangkatan SBG terakhir ini, mayoritas pekerjaan akan fokus dilakukan di bagian atas atau badan jalan proyek sehingga diharapkan potensi adanya rekayasa lalu lintas saat pekerjaan proyek berlangsung dapat berkurang," tuturnya.

Menurutnya, masih ada proses pekerjaan yang harus dilakukan di Tol Jakarta-Cikampek eksisting seperti adanya antrean truk mixer ketika pengecoran slab dilaksanakan, ataupun saat loading material.

"Tapi ini adalah pekerjaan-pekerjaan minor dan pastinya pekerjaan dilakukan secara spot by spot. Dengan ini kami berharap, potensi rekayasa lalu lintas yang dilakukan saat window time proyek berlangsung dapat diminimalisir," katanya.

Berada tepat di sebagian ruas Tol Jakarta-Cikampek eksisting, proyek Tol Layang Jakarta-Cikampek II membentang dari ruas Cikunir hingga Karawang Barat (Sta 9+500 sampai dengan Sta 47+500).

Tol Layang Jakarta-Cikampek II merupakan jalur alternatif bagi pengguna jalan tol yang akan menuju ke Cikampek maupun Bandung. Jalan tol ini juga dapat menunjang distribusi arus barang dan jasa, baik yang menuju maupun keluar Jakarta dari Jawa Barat dan berlanjut dari atau ke Jawa Tengah hingga Jawa Timur.



Sumber: Suara Pembaruan