Anies Akan Evaluasi Pergub Pengendalian Kualitas Udara Setiap 3 Bulan

Anies Akan Evaluasi Pergub Pengendalian Kualitas Udara Setiap 3 Bulan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. ( Foto: istimewa )
Lenny Tristia Tambun / MPA Senin, 16 September 2019 | 19:03 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com – Penerapan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Nomor 66 tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara sudah berjalan satu bulan. Namun Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan akan melakukan evaluasi pelaksanaan pergub tersebut setiap tiga bulan atau triwulan.

“Nanti komprehensifnya akan kita berikan. Tapi saya rasa tak cukup hanya satu bulan. Kita akan berikan triwulan,” kata Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (16/9/2019).

Ia berjanji akan mengumpulkan data pelaksanaan Pergub No 66 tahun 2019 dari seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang mendapatkan tugas untuk mengendalikan kualitas udara di bidangnya masing-masing.

Menurut Anies Baswedan, semua SKPD sudah bekerja melaksanakan pergub tersebut. Tak terkecuali Dinas Lingkungan Hidup yang melakukan penertiban terhadap cerobong asap rumah industri. Setiap cerobong asap yang tidak memiliki alat ukur akan dipasang alat ukur.

“Yang terkait dengan misalnya lingkungan hidup. Mereka sudah melakukan evaluasi atas cerobong-cerobong asap. Kemudian tempat-tempat yang tidak puny alat ukur, dipasangi alat ukur,” jelas Anies Baswedan.

Untuk menindaklanjuti Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara dan melakukan pengawasan rutin, Dinas Lingkungan Hidup DKI melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua industri di Jakarta Timur pada awal Agustus 2019.

Kepatuhan industri terhadap aturan hukum terkait lingkungan hidup secara rutin telah dilakukan oleh petugas pengawas lingkungan hidup. Sepanjang tahun 2019, Dinas Lingkungan Hidup telah menjatuhkan sanksi kepada 77 pelaku usaha yang terbukti tidak patuh atas ketentuan lingkungan. Jumlah ini jauh meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 18 pelaku.



Sumber: BeritaSatu.com