Anies Akan Peringatkan 25 Perusahaan Diduga Pencemar Lingkungan

Anies Akan Peringatkan 25 Perusahaan Diduga Pencemar Lingkungan
Anies Baswedan. ( Foto: Antara )
Lenny Tristia Tambun / MPA Senin, 16 September 2019 | 19:47 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan akan memberikan peringatan kepada 25 perusahaan yang diduga melakukan pencematan lingkungan.

Karena asap yang dikeluarkan dari pusat produksi perusahan tersebut dinilai melebihi ambang baku mutu. Sehingga berpengaruh terhadap kualitas udara.

“Pekan ini, Dinas Lingkungan Hidup akan me-review. Nanti mereka diberikan peringatan untuk melakukan koreksi,” kata Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (16/9/2019).

Tujuan memberikan peringatan, menurut Anies Baswedan bukan untuk memberikan hukuman. Tetapi lebih kepada teguran agar mereka mengubah cara berproduksi lebih ramah lingkungan. Sehingga tidak mencemari lingkungan, terutama kualitas udara di sekitarnya.

“Karena tujuannya kan bukan menghukum. Tujuannya adalah mereka mengubah cara mereka berproduksi. Jangan produksinya meninggalkan residu yang merusak lingkungan,” ujar Anies Baswedan.

Nantinya, lanjut Anies Baswedan, Dinas Lingkungan Hidup DKI akan memberikan tenggat waktu bagi 25 perusahaan itu untuk mengubah cara produksinya. Jika dalam tenggat waktu tersebut, mereka tidak menjalankan perubahan apa pun, maka akan diberikan sanksi ringan hingga terberat, yaitu pencabutan izin usaha.

“Kalau dalam tenggat waktu itu tidak ditunaikan, maka kita akan berikan sanksi, termasuk pencabutan izinnya. Itu termasuk salah satu opsi,” tegas Anies Baswedan.

Seperti diketahui, sebanyak 25 perusahaan ini merupakan industri skala rumahan yang berada di Jakarta Utara, 23 di antaranya merupakan usaha pembakaran arang dan peleburan timah.



Sumber: BeritaSatu.com