Puluhan Pengungsi Pencari Suaka Gelar Tikar di Trotoar Kebon Sirih

Puluhan Pengungsi Pencari Suaka Gelar Tikar di Trotoar Kebon Sirih
Puluhan pengungsi pencari suaka, yang terdiri orang dewasa sampai anak-anak menggelar tikar di trotoar Jalan Kebon Sirih Raya, Jakarta Pusat, tepatnya di depan gedung yang sedang di rehab. ( Foto: Beritasatu.com/Lenny Tristia Tambun )
Lenny Tristia Tambun / CAH Rabu, 18 September 2019 | 12:10 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Puluhan pengungsi pencari suaka, yang terdiri orang dewasa sampai anak-anak menggelar tikar di trotoar Jalan Kebon Sirih Raya, Jakarta Pusat, tepatnya di depan gedung yang sedang di rehab.

Gedung yang sedang di rehab itu dekat dengan kantor United Nation High Commissioner for Refugees (UNHCR). Hanya berjarak dua gedung saja dengan kantor UNHCR.

Berdasarkan pantauan Beritasatu.com, para pengungsi menggelar tikar plastik dan karpet plastik di atas trotoar. Mereka mengokupasi trotoar bersama dengan keluarga masing-masing. Keberadaan mereka memuat para pejalan kaki kesulitan berjalan kaki. Karena mereka hanya menyisakan guiding Line sebagai tempat berjalan kaki.

Tidak hanya mengokupasi trotoar, para pengungsi juga menempelkan spanduk-spanduk kecil berwarna putih dan dengan tulisan berwarna merah.

Salah satu spanduk bertuliskan, “Kami pengungsi dari keluarga dan lajang dari Iraq.”

Lalu ada tulisan yang menyatakan keberadaan UNHCR dalam menangani nasib mereka. Mereka tidak punya dukungan apa pun untuk meneruskan kelangsungan hidup mereka.

Terlihat juga beberapa petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI berjaga-jaga di kawasan kantor UNHCR. Juga ada satu unit mobil patroli Satpol PP DKI siaga di samping kantor UNHCR.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) DKI, Taufan Bakri sempat mengunjungi para pengungsi. Sayangnya, Taufan tidak mau diwawancara karena ia mau menggelar rapat dengan UNHCR.

 



Sumber: BeritaSatu.com