Polisi Dukung Pemprov DKI Tangani Penunggak Pajak Kendaraan

Polisi Dukung Pemprov DKI Tangani Penunggak Pajak Kendaraan
Sebuah mobil mewah Mercedes Benz terjaring razia dan dihentikan oleh polisi dan petugas Pajak Kendaraan Bermotor di Jalan Pantai Indah Utara, Jakarta Utara, Kamis (27/9) siang ( Foto: Suara Pembaruan / Carlos Roy Fajarta )
Bayu Marhaenjati / JAS Rabu, 18 September 2019 | 23:04 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Polda Metro Jaya, bakal mendukung Pemprov DKI Jakarta dalam menangani banyaknya tunggakan pajak kendaraan bermotor di DKI Jakarta. Selain melakukan razia gabungan, sosialisasi terkait keringanan pajak dan penghapusan sanksi administrasi terhadap pajak kendaraan bermotor juga dilakukan.

"Nanti secara teknis akan dikoordinasikan antara pemprov dengan kepolisian. Tentunya kepolisian akan mendukung apa yang pemprov lakukan, intinya begitu," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (18/9/2019).

Dikatakan Argo, secara teknis nanti kegiatannya akan dikoordinasikan dan dikomunikasikan dengan Pemprov DKI Jakarta. "Ya nanti kita tunggu, kan belum ada datanya. Nanti secara teknis kita komunikasikan dengan pemprov," ungkapnya.

Sementara itu, Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Sumarji mengatakan, upaya yang dilakukan kepolisian dalam membantu Pemprov DKI Jakarta menangani banyaknya tunggakan pajak bermotor antara lain, melakukan razia gabungan dan sosialisasi program keringanan pajak serta penghapusan sanksi administrasi.

"Melakukan razia gabungan dengan Pemprov DKI Jakarta, khususnya bagi kendaraan yang menunggak pajaknya atau belum melakukan daftar ulang. Kemudian, melakukan sosialisasi program Pemprov DKI Jakarta terkait keringanan pajak dan penghapusan sanksi administrasi terhadap Pajak Kendaraan Bermotor, yang dilaksanakan mulai tanggal 16 September 2019 sampai dengan 30 Desember 2019," kata Sumarji.

Selain itu, tambah Sumarji, melakukan inovasi-inovasi dalam pelayanan guna memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan.

"Salah satu inovasi saat ini yaitu, Samsat Online, melalui channel perbankan dan modern payment channel yang memungkinkan masyarakat untuk melakukan pembayaran PKB secara online, sehingga meminimalisasi tunggakan pajak kendaraan bermotor. Di samping layanan existing lainnya yang sudah diselenggarakan, antara lain Samsat Keliling, Gerai Samsat, dan Samsat Drive Thru," tandasnya.

Diketahui, Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI mencatat, total penunggakan jenis pajak kendaraan bermotor (PKB) di DKI Jakarta berjumlah hampir Rp 2,4 triliun. Jumlah tersebut terdiri dari pajak kendaraan roda dua dan tiga sebesar Rp 1,6 triliun, serta kendaraan roda empat sebesar Rp 800 miliar.

Jumlah kendaraan roda empat yang pajaknya menunggak sebanyak 788.000, sedangkan kendaraan roda dua dan tiga berjumlah 1,412.000.



Sumber: BeritaSatu.com