Hormati Putusan Pengadilan, Anies Cabut Kasasi Sodetan Kali Ciliwung

Hormati Putusan Pengadilan, Anies Cabut Kasasi Sodetan Kali Ciliwung
Gubernur DKI, Anies Baswedan. ( Foto: Beritasatu Photo / Lenny Tristia )
Lenny Tristia Tambun / JAS Kamis, 19 September 2019 | 15:54 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Untuk menghormati hasil putusan Mahkamah Agung (MA), Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mencabut gugatan kasasi yang diajukan mantan Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) terkait class action warga Bidara Cina yang terkena dampak sodetan Sungai Ciliwung ke wilayah Kanal Banjir Timur (KBT).

Selain itu, gugatan kasasi dicabut agar proyek ini dikerjakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC) bisa tetap berlanjut.

“Ya dicabut demi menghormati keputusan pengadilan, lalu kami dan PUPR (Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) bisa segera selesaikan (proyek),” kata Anies Baswedan di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (19/9/2019).

Menurut Anies, bila kasus hukum terus berjalan, maka proyek sodetan akan terhambat terus-menerus. Karena itu, agar proyek bisa terus berlanjut maka Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI membatalkan gugatan kasasi terhadap putusan Pengadilan Tata Usaha Usaha Negara (PTUN) yang memenangkan warga Bidara Cina, Jakarta Timur pada 2016 lalu.

“Bila proses hukum jalan terus, maka ini (proyek) tidak selesai. Intinya tidak jadi banding (kasasi) dan kami menerima putusan pengadilan, sehingga tidak akan meneruskan proses gugatannya. Dengan kami terima putusan itu, maka eksekusi bisa segera dilaksanakan dari pemerintah pusat,” ujar Anies Baswedan.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengaku sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat terkait keputusan ini. “Kami ingin segera menuntaskan pembebasan lahannya, yang membebaskan sesungguhnya adalah PUPR (Kempupera), bukan DKI,” tukas Anies Baswedan.



Sumber: BeritaSatu.com