Demo Mahasiswa, Aturan Ganjl Genap Ditiadakan Hari Ini

Demo Mahasiswa, Aturan Ganjl Genap Ditiadakan Hari Ini
Sejumlah mahasiswa sempat memblokade gerbang tol dalam kota S Parman dalam aksi mahasiswa menolak Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana di depan gedung DPR RI, Senin 23 September 2019. ( Foto: Antara / Devi Nindy )
Lenny Tristia Tambun / CAH Selasa, 24 September 2019 | 18:52 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Adanya demo mahasiswa di depan Gedung DPR/MPR, kawasan Senayan, Jakarta Pusat, membuat Polda Metro Jaya memusatkan kekuatan personelnya untuk mengamankan jalannya demo.

Dengan kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI meniadakan pemberlakukan kebijakan perluasan pembatasan kendaraan bermotor melalui nomor pelat mobil ganjil genap (gage).

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI, Syafrin Liputo mengatakan kebijakan ganjil genap untuk hari ini, mulai pukul 16.00 – 21.00 WIB tak diberlakukan pada hari ini, Selasa (24/9/2019). Hal itu dikarenakan polisi sedang berkonsentrasi dalam pengamanan demo.

“Ya untuk hari ini. Kebijakan ganjil genap itu ditiadakan sesuai asas diskresi kepolisian. Ganjil genap tidak diberlakukan di seluruh ruas, di 25 ruas ganjil genap . Karena kepolisian konsentrasi pada penanganan pengamanan demo hari ini,” kata Syafrin Liputo, Selasa (24/9/2019).

Peniadaan aturan ganjil genap hanya diberlakukan hari ini saja, sampai nanti suasana di kawasan Senayan menjadi kondusif. “Untuk sore ini, tidak diberlakukan sampai selesai. Tadi sudah mulai jam 16.00 WIB tidak berlaku. Sampai situasi dan kondisi kondusif,” ujar Syafrin Liputo.

Meski aturan perluasan ganjil genap tidak diberlakukan di sore hari ini, pihaknya tetap menurunkan 150 personel di beberapa titik krusial. Diantaranya di Gelora Bung Karno, Jalan Jend Sudirman, Jalan MH Thamrin, Monas dan Masjid Istiqlal. Personel Dishub ini bertugas untuk membantu pengaturan lalu lintas.

“Ada sekitar 150 yang kita tempatkan dititik krusial. Kita sudah tempatkan di beberapa titik. Personel kita sudah disitu untuk membantu pengaturan lalu lintas,” terang Syafrin Liputo.

 



Sumber: BeritaSatu.com