Pendemo Diminta Tidak Rusak Fasilitas MRT dan Transjakarta

Pendemo Diminta Tidak Rusak Fasilitas MRT dan Transjakarta
SP/Ruht Semiono Demo di DPR Ricuh - Polisi menghalau mahasiswa yang berusaha merangsek ke Gedung DPR/MPR/DPD RI, di Jakarta Selasa (24/9/2019). ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Lenny Tristia Tambun / CAH Selasa, 24 September 2019 | 19:31 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta, Taufan Bakri mengimbau mahasiwa pendemo yang menjalankan aksinya di depan Gedung MPR/DPR tidak merusak fasilitas transportasi publik, yaitu Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta, Light Rail Transit (LRT) Jakarta dan Transjakarta.

“Kita ingatkan ke mereka, kalau naik MRT, LRT dan Transjakarta, jangan dirusak. Karena itu transportasi publik untuk kepentingan umum. Meski pun emosi, tapi mari jaga fasilitas umum. Mereka orang hebat dan sudah dewasa semua pikirannya,” kata Taufan Bakri, Selasa (24/9/2019).

Sebelum aksi unjuk rasa ini dilakukan, pihaknya sudah mengundang Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) sekitar 10 perguruan tinggi dan negeri. Dalam pertemuan tersebut, ia meminta agar demo yang dilakukan mahasiswa tidak merusak fasilitas umum (fasum) yang ada.

“Kemarin kita sudah ketemu ngobrol sama beberapa perguruan tinggi. Intinya demo adalah hak mereka. Tetapi jangan merusak fasilitas ynag kita bangun. Dan kelihatannya mereka mempunyai pikiran yang sama dengan kita,” ujar Taufan Bakri.

Dalam demo mahasiswa kali ini, Taufan Bakri mengungkapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) tidak menurunkan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI untuk turut mengamankan jalannya unjuk raja.

Selain, tugas dan fungsi Satpol PP DKI bukan untuk mengamankan demo, juga belum ada permintaan bantuan dari aparat kepolisian untuk menurunkan Satpol PP.

“Satpol PP itu kan bidangnya penertiban. Kalau diminta BKO oleh polisi, silakan saja langsung ke Kepala Satpol PP. Bagi kita adalah beri pemikian kepada anak-anak kita, bahwa aset negara harus dijaga, apalagi aset yang dimiliki Jakarta,” jelas Taufan Bakri.



Sumber: BeritaSatu.com