Jalur Puncak Padat, Hindari Titik-titik Ini

Jalur Puncak Padat, Hindari Titik-titik Ini
Antrean kendaraan mengular di Jalan Megamendung menuju Puncak, Cisarua, Sabtu (28/9/2019). ( Foto: Beritasatu.com / Vento Saudale )
Vento Saudale / FMB Sabtu, 28 September 2019 | 20:28 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Lalu lintas jalur Puncak padat pada akhir pekan, Sabtu (28/9/2019) petang. Antrean kendaraan terpantau mengular di beberapa titik sepanjang Gadog hingga Cisarua.

Pantauan Beritasatu.com, antrean kendaraan mengarah ke Puncak, Cisarua terpantau mulai Simpang Gadog hingga Simpang Megamendung dan sekitar Taman Wisata Matahari. Titik kepadatan berikutnya, sekitar Pasar Cisarua, Simpang Taman Safari, dan sekitar Warungkaleng, Desa Tugu, Cisarua.

Sedangkan berdasarkan sistem navigasi, jalur Puncak berwarna merah sepanjang 20 kilometer mulai dari Simpang Ciawi hingga Masjid Atta'un, Puncak.

Rata-rata laju kecepatan mobil mengarah ke Puncak di bawah 30 kilometer/jam, sedangkan motor bisa ditempuh lebih cepat dengan rata-rata di atas 30 hingga 40 kilometer/jam.

Sedangkan arah sebaliknya Puncak menuju Bogor/Jakarta terpantau ramai lancar. Rata-rata kendaraan bisa memacu dengan kecepatan di atas 40 kilometer/jam.

"Untuk sepeda motor, Simpang Gadog hingga Cisarua ditempuh sekitar 45 menit. Pun padat, biasanya motor bisa ditempuh sekitar 30 menitan," kata Putra (33) yang berencana ke daerah Cibulan.

Sebagian besar kendaraan yang memadati jalur Pucak didominasi plat B. Seorang pengendara mobil, Dedi (45) asal Depok menuturkan, kepadatan kendaraan sebetulnya sudah terpantau sejak Gerbang Tol Ciawi, terus merayap ke arah Cisarua.

"Mungkin bertepatan juga habis gajian, jadi banyak orang melancong ke Puncak. Saya berangkat jam 5 sore, jam 8 malam masih di jalan," kata Dedi yang berencana berwisata ke Safari.

Cuaca di daerah Cisarua, Puncak cukup sejuk setelah sore diguyur hujan. Sabtu malam, cuaca terpantau cerah berawan.



Sumber: BeritaSatu.com