Jakpro Targetkan Tiang Pancang JIS Rampung Desember

Jakpro Targetkan Tiang Pancang JIS Rampung Desember
Maket taman dan stadion BMW ( Foto: Istimewa )
Lenny Tristia Tambun / FER Senin, 7 Oktober 2019 | 15:59 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Jakarta Propertindo (Jakpro) terus mengebut pengerjaan konstruksi Jakarta International Stadium (JIS) yang berada diatas lahan Taman BMW, Papanggo, Jakarta Utara. Hingga saat ini, Jakpro sedang menyelesaikan pengerjaan pondasi tiang pancang. Ada sebanyak 14.000 tiang pancang yang akan ditancapkan di lahan seluas 26 hektare.

Baca Juga: DKI Menang Banding Kasus Stadion BMW

Direktur Proyek JIS, Iwan Takwin, membenarkan pihaknya sedang menyelesaikan pengerjaan pondasi tiang pancang di atas lahan pembangunan JIS. Diharapkan, penanaman 14.000 tiang pancang ini sudah dapat rampung pada akhir Desember. Sehingga pembangunan sudah bisa dilanjutkan dengan konstruksi kolom atas atau pondasi stadion.

"Kita sedang menyelesaikan pengerjaan pondasi tiang pancangnya. Kemudian juga menyelesaikan pembangunan jalan lingkungan. Targetnya kan akhir tahun ini, Desember ini, sudah mulai naik pekerjaan kolomnya,” kata Iwan Takwin kepada Beritasatu.com, Senin (7/10/2019).

Iwan mengharapkan pembangunan JIS ini dapat dilakukan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Karena, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI menargetkan pembangunan konstruksi JIS harus sudah rampung pada tahun 2021. "Kita harus mampu menyelesaikannya sesuai dengan target yang telah ditetapkan Pemprov DKI. Yakni pada 2021,” ujar Iwan Takwin.

Baca Juga: Wika Gedung Gaet Kontrak Pembangunan Stadion BMW

Ditempat terpisah, Direktur utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Dwi Wahyu Daryoto, mengatakan, JIS atau Stadion BMW akan dibangun memenuhi standar FIFA. Stadion ini akan memiliki atap yang bisa dibuka tutup, mirip atap stadion klub Tottenham Hotspur di Inggris.

Untuk membangun stadion memenuhi standar FIFA, Jakpro juga akan membangun transportasi publik untuk memudahkan akses para penonton atau pengunjung stadion tersebut. Diantaranya, akan memperpanjang LRT tahap kedua dari Kelapa Gading ke Kemayoran Wisma Atlet dan dari Wisma Atlet ke stadion sejauh 1,8 kilometer (Km).

"Saat ini, kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemhub) terkait akses transportasi yang mengintegrasikan JIS dengan moda transportasi umum seperti LRT, MRT, KRL, dan Transjakarta,” kata Dwi Wahyu Daryoto.

Keberpihakan Pemprov DKI Jakarta kepada masyarakat yang menggunakan transportasi ramah lingkungan seperti sepeda juga akan disediakan dengan parkir khusus untuk sepeda. “Kita juga utamakan area parkir sepeda dan ruangan komunitas pecinta lingkungan," ujar Dwi Wahyu Daryoto.

Baca Juga: Anies Heran BUMN Karya Rebutan Proyek JIS

Untuk parkir kendaraan bermotor seperti mobil dan sepeda motor sejumlah lebih kurang 5.000 kendaraan yang hanya digunakan untuk VIP, official, internal, maintenance bukan untuk pengunjung.

Tidak hanya itu, lanjut Dwi Wahyu Daryoto, kawasan JIS juga akan dijadikan sebagai Sarana Rekreasi Olahraga (SRO). Mulai dari mixed use, entertainment, dan komersial untuk menutup biaya pengelolaan stadion.

Pembangunan JIS akan dibiayai PMD DKI Jakarta senilai Rp 4,083 triliun yang akan berjalan secara multi years. Stadion BMW alias JIS bakal memiliki kapasitas 82.000 penonton. Luas bangunan inti stadion buat klub Persija Jakarta ini kurang lebih 14 hektare dengan tinggi stadion mencapai 70 meter.



Sumber: BeritaSatu.com