Pelantikan Presiden, CFD di Jalan Thamrin-Sudirman Ditiadakan

Pelantikan Presiden, CFD di Jalan Thamrin-Sudirman Ditiadakan
Komunitas Badut Indonesia meramaikan kegiatan Car Free Day (CFD) menghibur masyarakat di kawasan Thamrin, Jakarta, 6 Januari 2019. ( Foto: BeritaSatu Photo / Joanito De Saojoao )
Lenny Tristia Tambun / MPA Kamis, 17 Oktober 2019 | 19:25 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com – Adanya pelaksanaan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024, Joko Widodo dan Ma’ruf Amin, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan meniadakan kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (Car Free Day-CFD) di Jalan Sudirman-Jalan Thamrin pada Minggu (20/10/2019).

Kepala Dinas Perhubungan DKI, Syafrin Liputo membenarkan rencana tersebut. Untuk mendukung kelancaran acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, maka kegiatan olahraga di dua jalan protokol tersebut ditiadakan.

“CFD di hari Minggu ditidakan,” kata Syafrin Liputo, Kamis (17/10/2019).

Selain untuk mendukung kelancaran acara pelantikan, CFD ditiadakan pada hari itu juga sebagai suatu bentuk menghormati proses pelantikan kepala dan wakil kepala negara Indonesia.

“Alasannya tentu, kita menghormati proses pelantikan kepala negara dan wakil kepala negara,” ujar Syafrin Liputo.

Tidak hanya itu, meniadakan CFD untuk memberikan ruang kepada publik yang akan menghadiri atau menyaksikan acara pelantikan tersebut. Baik secara langsung maupun tidak langsung.

“Kita mau memberikan ruang pada publik untuk yang akan menghadiri acara tersebut menyaksikan,” ungkap Syafrin Liputo.

Seperti diketahui, sebanyak 30.000 personel TNI-Polri, siap melakukan pengamanan pengambilan sumpah serta pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Minggu (20/10/2019). Sistem pengamanan menggunakan pola ring.

Hari ini pun Panglima TNI memimpin Apel Gelar Pasukan dalam rangka pengamanan pengambilan sumpah serta pelantikan presiden dan wakil presiden RI di Monas, Jakarta Pusat.

Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan pengamanan mulai dilaksanakan hari ini. Pasukan disebar ke wilayah-wilayah sesuai tugas dan tanggung jawabnya. Pasukan yang dilibatkan 30.000 dengan susunan tugas dilaksanakan dan di bawah tanggung jawab Paspampres (ring 1), ring 2 TNI, dan ring 3 gabungan TNI/Polri serta unsur lainnya

Dikatakan Hadi, objek yang diamankan adalah presiden-wakil presiden dan keluarganya, kepala negara dari luar negeri, tamu undangan, kepala pemerintahan, dan utusan khusus, mulai dari perjalanan sampai tempat pelantikan hingga kembali.



Sumber: BeritaSatu.com