Karnaval Jakarta Langit Biru Diramaikan 470 Kendaraan Listrik

Karnaval Jakarta Langit Biru Diramaikan 470 Kendaraan Listrik
Ilustrasi mobil listrik. ( Foto: Antara )
Lenny Tristia Tambun / FER Jumat, 25 Oktober 2019 | 16:32 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI bersama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan menggelar Karnaval Jakarta Langit Biru pada Minggu (27/10/2019). Sebanyak 470 kendaraan bermotor listrik akan mewarnai karnaval yang mengambil rute dari Patung Pemuda ke Bundaran Hotel Indonesia (HI) dan kembali lagi ke Patung Pemuda.

Baca Juga: Mulai 2030, Toyota Agresif Garap Pasar Mobil Listrik

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI, Saefullah, mengatakan, sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya kenyamanan lingkungan hidup yang berkelanjutan, Pemprov DKI bersama PLN akan menggelar karnaval kendaraan listrik yang bertajuk Jakarta Langit Biru 2019.

"Kegiatan ini merupakan kolaborasi untuk mengkampanyekan kendaraan ramah lingkungan demi mengurangi jumlah karbon di Jakarta. Karnaval ini akan dilaksanakan Minggu, mulai pukul 14.00 WIB hingga 18.00 WIB. Gubernur DKI direncanakan akan hadir membuka acara tersebut,” kata Saefullah di Balai Kota DKI, Jakarta, Jumat (25/10/2019).

Pelaksanaan karnaval bertepatan dengan Hari Listrik Nasional dan Hari Sumpah Pemuda. Juga merupakan bagian persiapan Jakarta sebagai tuan rumah Formula E yang akan digelar Juni 2020. Event ini merupakan ajang balap mobil listrik. Rute karnaval kendaraan bermotor listrik terbentang sepanjang 10 kilometer (km) dengan jarak tempuh selama 50 menit.

"Kegiatan ini merupakan komitmen Pemprov DKI untuk mendukung kegiatan yang memberikan dampak positif lingkungan seperti karnaval Jakarta Langit Biru. Dan tentunya juga sesuai dengan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 66 tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara,” terang Saefullah.

Baca Juga: Panggung Lebih Lebar bagi Kendaraan Listrik

Selain mengkampanyekan penggunaan kendaraan berbasis ramah lingkungan dan menjaga udara Jakarta minus karbon, lanjut Saefullah, rencananya konvoi kendaraan listrik ini akan diajukan untuk mendapatkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk kategori karnaval kendaraan listrik dengan jenis terbanyak.

"Kendaraan listrik yang akan memeriahkan karnaval mulai dari sepeda listrik, motor listrik, bajaj listrik, taksi listrik dan bus listrik," tandas Saefullah.

Sementara itu, General Manajer PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya), Ikhsan Asaad memberikan apresiasi kepada Pemprov DKI yang bekerja keras mempersiapkan acara ini. Pelaksanaan acara ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) PLN dengan alokasi anggaran senilai Rp 2,5 miliar.

"PLN sendiri ditugaskan pertama kalinya oleh pemerintah mempersiapkan sarana baik berupa charging maupun listriknya sendiri. PLN akan terus mendukung Pemprov DKI. Kamu juga mendukung pengembangan energi terbarukan. Seperti panel surya rooftoop. Sekarang sudah ada 450 pelanggan di Jakarta yang menggunakan panel surya rooftoop,” ungkap Ikhsan Asaad.



Sumber: BeritaSatu.com