Tahun Depan, Jalur Sepeda Akan diberikan Pembatas Stick Cone

Tahun Depan, Jalur Sepeda Akan diberikan Pembatas Stick Cone
Keberadaan jalur sepeda di Jalan Pemuda Rawamangun hingga menuju ke arah Monumen Nasional (Monas) masih banyak yang belum steril, Selasa (22/10/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Carlos Roy Fajarta )
Lenny Tristia Tambun / JAS Selasa, 29 Oktober 2019 | 17:43 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Untuk memisahkan jalur sepeda dengan jalur kendaraan bermotor, maka pihak Pemprov DKI Jakarta akan memasang stick cone sebagai pembatas jalan. Upaya ini dilakukan agar kendaraan bermotor roda dua tidak ada yang bisa masuk ke dalam jalur khusus sepeda tersebut.

“Jadi kita akan pasang stick cone untuk pembatasnya. Sehingga tidak terjadi pelanggaran. Kalau uji coba di tahun ini, kita enggak ada anggarannya. Tetapi tahun depan, sepanjang 49 km sudah ada untuk melengkapi 63 km yang dibangun tahun ini,” kata Syafrin Liputo, Kepala Dinas Perhubungan DKI, Selasa (29/10/2019).

Tetapi, tidak semua jalan sepeda mendapat pembatas atau separator. Separator tergantung dari kondisi di jalan yang digunakan untuk jalur sepeda.

"Di beberapa ruas jalan yang memadai untuk dibangun permanen akan dipasang separator, contohnya di Jalan Pemuda, Pramuka. Itu memadai untuk dipasang," ungkap Syafrin Liputo.

Untuk pembuatan jalur sepeda di tahun ini, Syafrin Liputo mengaku jumlah anggarannya lebih kecil dibandingkan tahun depan. Untuk tahun ini, pembuatan jalur sepeda dimasukkan dalam pos anggaran pengadaan dan pemasangan marka jalan (coldplastik berwarna) sebesar Rp 9,6 miliar. Meski jalur sepedanya lebih panjang dibandingkan tahun 2020.

“Tahun ini lebih kecil karena tahun ini kita pakai model yang minimalis. Kan kita ada kegiatan pemarkaan, jadi sebagian kita alihkan ke situ (jalur sepeda). Kalau tahun depan, nanti seluruh jalur sepeda dibuatkan marka hijau,” jelasnya.

Menurutnya, setelah dibangun dua jalur sepeda di Jakarta sepanjang 48 km, telah terjadi peningkatan jumlah pengguna sepeda hingga lima sampai enam kali lipat dari sebelumnya. “Peningkatan ini terjadi di Jalan Pramuka. Penambahannya itu dihitung per jam jumlah pengguna sepeda,” papar Syafrin Liputo.



Sumber: BeritaSatu.com