Polres Jakut dan Polres Pelabuhan Tanjung Priok Giatkan Operasi Preman

Polres Jakut dan Polres Pelabuhan Tanjung Priok Giatkan Operasi Preman
Ilustrasi preman. ( Foto: Istimewa )
Carlos Roy Fajarta / JAS Jumat, 8 November 2019 | 17:18 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Polres Metro Jakarta Utara dan Polres Pelabuhan Tanjung Priok terus menggencarkan operasi premanisme yang menangkap pelaku kasus pemalakan ataupun pungutan liar yang kerap dilakukan oleh pak ogah maupun oknum organisasi masyarakat.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Reynold Hutagalung menyebutkan tim khusus Elang Laut yang telah mengamankan sejumlah tersangka yang melakukan pemalakan di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

"Dini hari tadi kita amankan MA yang sering melakukan pemalakan terhadap supir truk lintas Jawa Sumatra di titik Jalan PLTU Tanjung Priok," ujar Reynold, Jumat (8/11/2019) di Jakarta.

MA dan rekan-rekannya lainnya diketahui kerap membawa batang kayu yang digunakan untuk merusak kendaraan truk yang supir atau keneknya tidak mau memberikan uang saat dimintai para pelaku.

"Ini merupakan bagian dari Operasi Sikat Jaya 2019 yang memang menyasar para pelaku kriminalitas jalanan. MA kita kenakan pasal 368 KUHP tentang Pemerasan dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara," tambahnya.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto juga mengamankan sebanyak kurang lebih 145 pelaku kriminalitas jalanan yang meresahkan masyarakat di wilayah hukum Jakarta Utara.

"Dari 145 yang kita amankan 97 orang dibina sedangkan 48 orang lainnya ditahan. Salah satunya merupakan pelaku rumsong yang kerap mengincar rumah dalam kondisi kosong kita berikan tindakan tegas karena berusaha melawan petugas," kata Budhi.