DKI Siapkan Regulasi Penggunaan Skuter Listrik

DKI Siapkan Regulasi Penggunaan Skuter Listrik
Kepala Dinas Perhubungan DKI, Syafrin Liputo dan Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Yusuf melakukan konpers penerapan ganjil genap pada 9 September 2019 di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Jumat (6/9/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Lenny Tristia )
Lenny Tristia Tambun / FER Rabu, 13 November 2019 | 20:13 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan menyiapkan regulasi penggunaan skuter listrik, dengan tujuan mengatur penggunaan skuter listrik di jalan raya, trotoar, dan jembatan penyeberangan orang (JPO).

DKI Larang Skuter Listrik di Kawasan CFD, Trotoar, dan Jalan Raya

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI, Syafrin Liputo, mengatakan, untuk mencegah skuter listrik digunakan dengan tidak tepat, merusak fasilitas publik dan membahayakan keselamatan, pihaknya sedang menyiapkan regulasi penggunaannya.

"Sekarang kami sedang menyiapkan regulasinya. Kalau sekarang, aturan yang masih kami gunakan berdasarkan Undang-undang (UU) Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pasal 284. Nanti akan turunkan dalam pergub. Tentu disana akan ada peringatan,” kata Syafrin Liputo ketika dihubungi Beritasatu.com, Rabu (13/11/2019).

Menurut Syafrin, diharapkan regulasi tersebut bisa rampung pada Desember 2019 sehingga dapat langsung diterapkan di Jakarta paling lambat akhir tahun ini atau awal tahun depan. "Tahun ini kami siapkan. Kami harapkan sudah ditandatangani Pak Gubernur,” ujar Syafrin Liputo.

Grab Operasikan Lebih dari 900 Skuter Listrik

Selama belum ada aturannya, lanjut Syafrin, pihaknya mengerahkan petugas untuk memberikan peringatan bagi pengguna skuter listrik yang melintas di jalan raya, JPO dan trotoar. Nantinya, para pengguna skuter akan dihentikan agar tidak melalui tiga kawasan tersebut.

Terkait kerusakan JPO di Sudirman, Syafrin Liputo mengatakan, pihak perusahaan transportasi berbasis aplikasi yang mengoperasikan skuter listrik telah bersedia memperbaikinya. "Mereka sudah mengganti dan itu sudah diperbaiki. Boleh di cek ke lapangan. Jadi JPO langsung diperbaiki," pungkasnya.

 



Sumber: BeritaSatu.com