Fokus Bahas Anggaran 2020, DPRD DKI Tunda Kunker dan Bimtek

Fokus Bahas Anggaran 2020, DPRD DKI Tunda Kunker dan Bimtek
Prasetio Edi Marsudi. ( Foto: Antara )
Lenny Tristia Tambun / JAS Senin, 25 November 2019 | 16:28 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Agar jadwal pembahasan anggaran, baik itu Rancangan Kebijakan Umum dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) DKI maupun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2020 dapat berjalan tepat waktu, DPRD DKI menunda semua kunjungan kerja (kunker), termasuk kegiatan bimbingan teknologi (bimtek) Bamus.

Hal ini dilakukan, agar seluruh anggota DPRD DKI dapat fokus membahas anggara secara mendetail. Dan pembahasan anggaran dapat diselesaikan sesuai dengan jadwal yang telah disepakati bersama.

Demikian disampaikan Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi saat memimpin rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD DKI tentang pengesahan jadwal pembahasan anggaran untuk Rancangan KUA-PPAS dan Raperda APBD DKI 2020.

“Saya minta kepada semua anggota dewan, saya putuskan dalam rapat Bamus, kegiatan kunker ditiadakan selama dilakukan pembahasan anggaran,” kata Prasetio Edi Marsudi di ruang rapat Bamus DPRD DKI, Jakarta, Senin (25/11/2019).

Ditegaskannya, tugas DPRD DKI bukan hanya melaksanakan kunker saja. Tetapi ada tugas lebih penting yang menunggu, yaitu menyelesaikan pembahasan anggaran dengan baik, cepat dan tepat waktu.

“Tugas kita bukan kunker. Tetapi tugas kita adalah melakukan pembahasan anggaran dengan baik dan sesuai dengan jadwal yang telah disepakati. Supaya rakyat dapat segera menikmati anggaran ini. Jadi tidak ada kunker komisi dan fraksi. Kita hold dulu,” tegas Prasetio Edi Marsudi.

Menanggapi hal itu, beberapa anggota dewan juga mengingatkan pada 1-3 Desember 2019 ada pelaksanaan Bimtek Bamus. Serta ada rapat pengajuan usulan raperda oleh Badan Pembentukan Perda (Bapemperda) terhadap pimpinan.

Politisi Fraksi PDI Perjuangan ini menegaskan Bimtek Bamus ditunda dan pengajuan usulan raperda bisa dilaksanakan secara simultan dengan pembahasan anggaran.

“Saya perintahkan Sekwan DPRD DKI untuk pelaksanaan Bimtek dilakukan setelah selesai Banggar. Kita semua harus fokus ke APBD,” tukas Prasetio Edi Marsudi.



Sumber: BeritaSatu.com