Anies Groundbreaking Rumah DP Nol Rupiah Kedua di Cilangkap

Anies Groundbreaking Rumah DP Nol Rupiah Kedua di Cilangkap
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan tower Samawa yang menjadi rumah hunian pertama Program Samawa Rumah DP 0 Rupiah di lokasi hunian Nuansa Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Sabtu (31/8/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Lenny Tristia Tambun )
Lenny Tristia Tambun / CAH Kamis, 12 Desember 2019 | 11:51 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan ground breaking (peletakan batu pertama) untuk pembangunan Samawa Rumah DP nol Rupiah Tahap Kedua di Nuansa Cilangkap yang terletak di Jalan Raya Cilangkap, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (12/12/2019).
Dalam acara ini turut dilakukan penanaman secara simbolis 15 pohon khas DKI Jakarta. Untuk mewujudkan hunian yang ramah lingkungan dan memberikan kenyamanan serta kesejukan bagi para penghuninya.

Proyek pembangunan hunian DP Nol Rupiah tahap kedua ini dilakukan oleh empat BUMD DKI, yakni, PD Pembangunan Sarana Jaya, PT Jakarta Propertindo dan Perumda Pasar Jaya sebagai pengembang, serta PT Bank DKI sebagai bank pelaksana.

Anies Baswedan mengatakan pembangunan Samawa DP Nol Rupiah tahap kedua mempunyai fasilitas yang lengkap dan sangat layak huni. Sebab biasanya, pembangunan rumah untuk masyarakat umum yang dilakukan pemerintah seringkali serba minimalis.

“Sekarang kita ingin kirimkan pesan, bahwa program DP Nol rupiah yang diabngun merupakan fasilitas perumahan yang sehat. Lingkungannya mutlak bisa menumbuhkan generasi yang sehat. Dan mencerdaskan,” kata Anies Baswedan di Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (12/12/2019).

Baca Juga: Rumah DP Rp 0 Gagal Jadi Unggulan DKI

Adanya fasillitas yang lengkap, seperti taman bermain, fasilitas belajar dan berinteraksi dapat menumbuhkan generasi baru yang memiliki karakter yang baik. Dengan fasilitas yang lengkap dan layak huni, Anies Baswedan mengharapkan akan terbangun iklim yang sehat bagi keluarga yang akan tinggal di sana.

“Insya Allah mereka akan memiliki rasa kesetaraan dengan masyarakat lain yang memiliki tinggal lewat mekanisme pasar atau swasta,” ujar Anies Baswedan.

Karena kebutuhan rumah sangat mendesak bagi warga Jakarta, Anies Baswedan meminta keempat BUMD ini dapat menyelesaikan pembangunan rumah DP Nol Rupiah dalam jangka waktu 18 bulan, sesuai dengan anggaran yang ada dan mengutamakan kualitas.

Baca JugaProgram Rumah DP Rp 0 Harus Dievaluasi

Dalam acara yang sama, Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya Yoori C. Pinontoan menjelaskan luas lahan keseluruhan Nuansa Cilangkap mencapai 2,9 hektare. Dengan lahan bangunan seluas 0,65 hekare per satu tower.

Nantinya, Nuansa Cilangkap Hunian DP Nol Rupiah akan dibangun empat tower. Masing-masing tower akan ada 850 hunian dengan ketinggian 24 lantai dengan dua tipe hunian, yaitu tipe studio dan dua kamar.

Biaya pembangunan yang dialokasikan untuk hunian Nuansa Cilangkap ini, menurut Yoori C Pinontoan sebesar Rp 200 miliar yang ditanggung oleh PD Pembangunan Sarana Jaya.

“Pembangunan Nuansa Cilangkap ini ditujukan bagi warga yang mau ikut program DP Nol rupiah dengan nama Menara Samawa Cilangkap,” kata Yoori C Pinontoan.

Dijelaskannya, pembangunan Nuansa Cilangkap Hunian DP 0 Rupiah ini sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) dengan dilengkapi fasilitas penunjang, antara lain ruang bersama, balai warga, mushola, klinik, warung, toko, taman bermain, taman warga, sekolah, parkir kendaraan bermotor, serta Transjakarta.

"Pembangunan hunian Nuansa Cilangkap ini tidak hanya memberikan pengaruh dari segi visualisasi pembangunan, namun juga dapat berpengaruh positif terhadap kawasan dari berbagai aspek, seperti perekonomian, pendidikan, kesehatan, sosial, lingkungan, dan keselamatan hunian,” terang Yoori C Pinontoan.

Tidak hanya itu, pihaknya juga membangun sumur resapan dan biopori di kawasan Nuansa Cilangkap. Sehingga dapat mengatasi genangan air dengan cara meningkatkan daya resap air ke dalam tanah.

“Kita juga menyediakan lahan sebagai taman apotik hidup yang mengedepankan aspek berkelanjutan bagi penguninya,” ungkap Yoori C Pinontoan.

Seperti diketahui, program Samawa Rumah DP 0 Rupiah merupakan program strategis Pemprov DKI Jakarta sesuai Peraturan Gubernur Nomor 104 Tahun 2018 tentang Fasilitas Pembiayaan Perolehan Rumah Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah.

Sebelumnya, Pemprov DKI telah membangun Hunian Samawa DP Nol Rupiah dengan nama Nuansa Pondok Kelapa di atas lahan 5.686 m2, dengan total 21 lantai, terdiri dari 780 unit yang dibagi menjadi 3 tipe.

Pertama tipe studio berjumlah 240 unit, dengan kisaran harga setiap unit Rp. 184.800.000 – Rp. 195.800.000; kedua tipe 1 kamar berjumlah 180 unit, dengan kisaran harga per unit Rp. 210.760.000 – Rp. 213.400.000; dan ketiga tipe 2 kamar berjumlah 360 unit, dengan kisaran harga tiap unit Rp. 304.920.000 – Rp. 310.640.000.

Adapun fasilitas yang terdapat di hunian ini di antaranya, Balai Warga, PAUD, Taman Bermain Anak, Musala, dan bus Transjakarta. Selain itu, hunian juga dekat dari pasar dan sekolah.

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI 2017-2022, PD Pembanguann Sarana Jaya diberikan target untuk membangun sebanyak 13.500 unit.



Sumber: BeritaSatu.com