Diresmikan, Tol Layang Jakarta-Cikampek II Gratis hingga Tahun Baru

Diresmikan, Tol Layang Jakarta-Cikampek II Gratis hingga Tahun Baru
Tol Layang Jakarta-Cikampek II (Elevated). ( Foto: Handout )
Mikael Niman / YUD Kamis, 12 Desember 2019 | 19:18 WIB

Cikarang, Beritasatu.com - Tol Layang Jakarta-Cikampek II (Elevated) dalam waktu dekat segera dioperasikan untuk umum tanpa tarif hingga berakhir libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Presiden Joko Widodo meresmikan jalan layang terpanjang Indonesia pada Kamis (12/12/2019).

Para pengguna Tol Japek II dapat menggunakan tol ini secara gratis hingga selesai libur Natal dan Tahun Baru 2020 mendatang.

"Beroperasi tanpa tarif hingga selesainya libur Natal dan Tahun Baru, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) dapat menjadi jalur alternatif bagi pengguna jalan tol yang hendak ke Cikampek atau Bandung sekaligus dapat memecah konsentrasi kepadatan yang kerap terjadi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek eksisting," jelas Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani.

‎Pengoperasian tol layang akan mendukung kelancaran arus lalu lintas pada periode libur Natal dan Tahun Baru.

"Saya berikan penghargaan untuk selesainya pekerjaan jalan tol ini. Saya paham pengerjaannya sangat rumit dikarenakan posisi proyek yang ada di tengah lalu lintas sangat padat," ujar Joko Widodo, saat peresmian tol layang di KM 38 siang tadi.

Dia mengatakan, dengan selesainya pembangunan tol layang ini, persoalan kepadatan di ruas Tol Jakarta-Cikampek eksisting tidak terjadi lagi.

Menurutnya, dengan adanya Tol Layang Jakarta-Cikampek II ini, diharapkan dapat mengurangi kepadatan sebanyak 30% dari lalu lintas harian rata-Rata rLHR) ruas Tol Jakarta-Cikampek eksisting yang berkisar 200.000 kendaraan per hari.

"Berkurangnya kepadatan ini juga sekaligus dapat mengurangi biaya BBM para pengguna jalan," tuturnya.

Turut hadir dalam peresmian Tol Layang Jakarta-Cikampek II antara lain Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani, dan Direktur Utama PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) Djoko Dwijono.

Kepala BPJT Danang Parikesit mengatakan, Tol Layang Jakarta-Cikampek II dapat diakses melalui dua pintu masuk dan keluar, yakni Simpang Susun (SS) Cikunir dan Karawang Barat.

"Ada fitur keselamatan di jalan tol ini, yaitu delapan titik emergency U-turn dan 113 unit CCTV (kamera pengawas)," sambung Danang.

Menurut Danang, tol layang ini juga dilengkapi dengan beberapa armada kendaraan, yaitu mobil derek, patroli jalan raya, patroli layanan jalan tol, rescue, dan ambulans sehingga pengguna jalan tol merasa aman dan nyaman.

Tol Layang Jakarta-Cikampek II sepanjang 36,4 km ini berada tepat di sebagian ruas Tol Jakarta-Cikampek eksisting. Membentang dari ruas Simpang Susun Cikunir hingga Karawang Barat (Sta 9+500 sampai dengan Sta 47+500).

Untuk saat ini, tol layang hanya untuk kendaraan tujuan jarak jauh, khusus untuk kendaraan golongan I non bus dan non truk.

Pengusahaannya dilakukan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT JJC yang merupakan anak usaha dari Jasa Marga.

Meski sudah diresmikan hari ini, Tol Layang Jakarta-Cikampek belum bisa dilewati oleh umum karena masih ada pekerjaan finishing minor.

Bila nantinya sudah beroperasi, Jasa Marga mengimbau agar pengguna untuk mengontrol kecepatan 60-80 km/jam, memastikan kendaraan dan pengemudi dalam kondisi prima, dan memastikan kecukupan saldo kartu uang elektronik serta BBM.

Bila pengguna jalan tol ingin beristirahat sejenak, dapat menggunakan berbagai fasilitas di rest area yang berlokasi di Tol Jakarta-Cikampek eksisting, yaitu rest area KM 51, KM 57, dan KM 62 yang semuanya mengarah ke Cikampek. Untuk arah sebaliknya, yakni arah Jakarta, pengguna bisa mengunjungi rest area KM 6.‎ 



Sumber: Suara Pembaruan